Suara.com - Seorang komandan kelompok Alqaeda , Sanafi al Nasr (49), tewas dalam sebuah serangan udara di dekat kota Dane, Suriah.
Sanafi yang mempunyai nama asli Abdul Mohsen Abdallah Ibrahim, terbunuh bersama dua pengawalnya di lokasi yang menjadi target serangan.
Sanafi masuk dalam daftar teroris yang dirilis PBB di urutan ke 85 yang dikategorikan sebagai teroris berbahaya oleh Pemerintah Arab Saudi.
Ia diyakini dikawal oleh dua orang dari Arab Saudi dan Maroko yang merupakan anggota afiliasi dari Front Nusra.
Dia juga tercatat pernah menjadi anggota Khorasan, sel organisasi Aqaeda yang sengaja dikirim dari Pakistan ke Suriah untuk melakukan serangan ke pihak sekutu.
Pimpinan Front Nusra Abu Mohammed al Golani sendiri telah membantah keberadaan Khorasan grup.
Tidak dijelaskan, apakah Sanafi tewas oleh serangan udara yang massif dilancarkan Rusia atau negara lainnya. Tapi yang pasti Rusia sudah membombardir 49 target di Suriah dalam 24 jam terakhir dan mengkibatkan sekitar 300 orang tewas.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
Pilihan
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran
-
Bakal Gelap Gulita! Pemkot Solo Stop Sementara Pembayaran Listrik Keraton Surakarta ke PLN
-
Imbas Perang Iran, Pemerintah Cari Minyak dari AS demi Cegah Harga BBM Naik
Terkini
-
5 Fakta Jepang yang Enggan Kutuk Serangan Israel ke Iran, Kenapa?
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
AS Tambah Pasukan ke Timur Tengah, Operasi Epic Fury Dinilai Masih Panjang
-
Angkatan Udara Qatar Tembak Jatuh 2 Pesawat Tempur Iran
-
Trump Tak Tutup Opsi Kirim Pasukan Darat ke Iran, Isyaratkan Gelombang Serangan Lebih Besar
-
Boroujerdi: Masyarakat Tak Anggap Putra Shah Terakhir Iran Reza Pahlavi Ada
-
Eks Dirut Pertamina Soal Kesaksian Ahok: Buka Tabir Korupi LNG
-
Kaesang Silaturahmi ke Ponpes Al-Amien Kediri Disuguhi Nasi Kuning: Saya Kayak Lagi Ulang Tahun
-
China Tegas Dukung Iran Lawan Serangan AS dan Israel: Kami di Belakang Iran
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS