Suara.com - Ketua Umum The Jakmania Richard Achmad Supriyanto mendatangi Polda Metro Jaya, Rabu (21/10/2015), untuk membesuk Sekretaris Jenderal The Jakmania Febrianto yang mendekam di rumah tahanan Direktorat Reserse Kriminal Khusus setelah menjadi tersangka kasus penghasutan suporter menjelang Final Piala Presiden 2015.
"Kita ke sini jenguk Febri liat kondisinya. Kira harus lihat kondisi sesama temen," kata Richard.
Richard mengatakan kondisi Febrianto selama di tahanan baik-baik saja.
"Sehat wal afiat, bisa ketawa-ketawa dan ngobrol sama kita. artinya kita perlu mendukung dia sebagai teman, sebagai keluarga," kata dia
Richard mengatakan The Jakmania telah menyiapkan bantuan hukum untuk Febrianto, termasuk upaya meminta Polda Metro Jaya menangguhkan penahanannya.
"Ya kita siapkan, makanya kita namakan tim advokasi suporter Indonesia itu artinya gabungan," kata dia.
Richard mengaku prihatin atas kasus Febrianto. Kasus ini, katanya, akan menjadi pelajaran berharga bagi internal The Jakmania.
"Kita prihatin dengan kejadian ini. kita perlu evaluasi mungkin secara internal, mungkin ada sesuatu yang miss," kata dia.
Polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti berupa dokumen digital, laptop, handphone, dan keterangan saksi sebelum menetapkan Febrianto menjadi tersangka.
Atas perbuatannya, mantan wartawan media online itu dijerat Pasal 28 ayat (2) jo pasal 45 ayat (2) UU ITE dan atau pasal 160 KUHP.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Bantu Zarof Ricar Cuci Uang, Produser Film Sang Pengadil Agung Winarno Resmi Tersangka
-
Iran Ancam Tutup Jalur Ekspor Impor Laut Merah, Hal Mengerikan Ini Bisa Terjadi
-
Wajah Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus Masih Misteri, TNI: Lihat Saja Nanti di Sidang!
-
Panas! Kapal Perusak Angkatan Laut AS Cegat Tanker Berbendera Iran yang Mau Menghindari Blokade
-
Kapuspen TNI: Sidang Kasus Andrie Yunus Akan Terbuka, Kita Sampaikan Secara Profesional
-
Ribuan Desa Belum Berlistrik, Bisakah , PLTMH Jawab Krisis Listrik di Wilayah Terpencil?
-
Dugaan Pelecehan 5 Santri Syekh Ahmad Al Misry, DPR Desak Polri Gandeng Interpol Seret SAM ke RI
-
Soal Dugaan Bobby Nasution Tampar Sopir BUMD, Pengamat: Harusnya Kedepankan Cara Edukatif
-
Pesan Singkat Puan soal Kasus Andrie Yunus: Berikan Proses yang Adil Seadil-adilnya!
-
Iran Ancam Tutup Laut Merah, Apa Dampaknya bagi Dunia?