Suara.com - Muhammad Halim, pengacara Sekretaris Jenderal The Jakmania, Febrianto (37), meminta Polda Metro Jaya membaca percakapan Febrianto di Twitter secara menyeluruh. Seperti diketahui, gara-gara berkicau di media sosial, Febrianto jadi tersangka kasus penghasutan kepada Jakmania agar bertindak anarkis menjelang final Piala Presiden 2015 di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
"Kuasa hukum sudah jelaskan untuk baca keseluruhan tweet," kata Halim di Mapolda Metro Jaya, Selasa (20/10/2015).
Menurut Halim kalau polisi membaca percakapan Febrianto secara keseluruhan, sebenarnya isinya biasa-biasa saja dan tidak mengandung hasutan.
"Tweet-tweet-nya biasa aja. Komunikasi biasa," kata dia.
Halim juga mengatakan kliennya tidak terlibat kasus penyebaran pesan berantai agar Jakmania menyerang suporter Persib Bandung, Bobotoh, saat Piala Presiden 2015 pada hari Minggu (18/10/2015).
Menurut Halim adanya aksi penghadangan dan pelemparan batu oleh sekelompok anak Jakmania ke arah Bobotoh ketika hanya sikap spontanitas.
"Tidak ada materi tentang itu. Berdasarkan pengakuan F dia tidak mengkoordinasikan hal tersebut, jadi itu memang spontanitas saja di lapangan," kata Halim.
Sebelumnya, polisi telah menetapkan Febrianto sebagai tersangka kasus penghasutan supoter melalui media sosial untuk melakukan tindakan anarkis.
Polisi juga telah mengamankan sejumlah barang bukti berupa dokumen digital, laptop, handphone dan keterangan saksi.
Atas perbuatannya, mantan wartawan media online itu dijerat Pasal 28 ayat (2) jo pasal 45 ayat (2) UU ITE dan atau pasal 160 KUHP.
BERITA MENARIK LAINNYA:
Istri Ketahuan Selingkuh Gara-gara Sepatu Boot
Dukung Israel, Eks Bintang Porno Dihujat di Medsos
Bila Hukuman Kebiri Paedofil Berlaku, Siapa Eksekutornya?
Ini Percakapan Kang Emil dengan Bobotoh yang Ingin Curi Motor
Pebalap Solo Siap Kibarkan Merah Putih di Portugal
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
Dubes Iran Minta Pemerintah RI Kutuk Serangan AS-Israel ke Teheran
-
Berbeda dengan Venezuela, Dino Patti Djalal Menilai Serangan AS-Israel Picu Konflik Berkepanjangan
-
Situasi Timur Tengah Memanas, Pemerintah Imbau Jemaah Tunda Keberangkatan Umrah
-
Kabar Duka: Ketua KPAI Margaret Maimunah Meninggal Dunia di Jakarta
-
Bukan Mediator! Eks Wamenlu Dorong Prabowo Kirim Surat ke Trump, Tunda Pasukan TNI ke Gaza
-
Irak Ikut Terseret dalam Konflik Iran-AS-Israel, Tegaskan Tutup Wilayah Udara
-
Adian Napitupulu Kecam Agresi AS-Israel ke Iran: Board of Peace atau Board of War?
-
Rencana Mediasi Prabowo di Iran Tak Realistis, Dino Patti Djalal: Itu Bunuh Diri Politik!
-
Profil Masoud Pezeshkian, Presiden Iran Berlatar Belakang Dokter Perang
-
Rusia Desak AS dan Israel Hentikan Agresi Terhadap Iran di Sidang PBB