Suara.com - Tim Khusus Anti-Bandit (Tekab) 308 Polda Lampung bersama jajaran Polres Lampung Tengah menumpas kawanan begal, seorang di antaranya yang merupakan otak pelaku kejahatan itu tewas ditembak karena melakukan perlawanan saat akan ditangkap.
Kapolda Lampung Brigjen Pol Edward Syah Pernong mengungkapkan, dalam operasi itu polisi berhasil menangkap dua pelaku dan seorang lainnya yakni Supiyanti alias Dalem (38) tewas ditembak karena melakukan perlawanan dengan senjata api rakitan dan senjata tajam saat akan diringkus.
Berdasarkan pengembangan tersangka diketahui merupakan pelaku tindak pidana di 31 tempat berbeda. Dua tersangka yang berhasil ditangkap adalah Hendra alias Hen (24) dan Kadir (55).
Ketiga bandit tersebut merupakan warga Kampung Padang Ratu Kecamatan Padang Ratu, Kabupaten Lampung Tengah.
"Penangkapan ini merupakan bentuk keseriusan tim khusus antibandit dan jajaran Polres Lampung Tengah untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat di daerah itu," kata Kapolda di Lampung, Rabu malam (21/10/2015).
Menurut dia, penangkapan hanya dilakukan dalam kurun waktu kurang dari dua minggu.
Supriyanto, alias Dalem melakukan perlawanan dengan menggunakan senjata api rakitan serta senjata tajam sehingga petugas mengambil tindakan tegas sesuai prosedur, kata Edward.
Sifatnya situasional, Tekab 308 mengetahui prosedur di lapangan, jadi apapun risikonya jangan sampai tim terluka.
"Tim ini dibentuk secara khusus dengan biaya yang besar, jadi kami ingatkan jangan sampai tergores, lakukan tugas sesuai dengan prosedur hingga tindakan tegas," katanya.
Ia juga mengatakan, Polda Lampung akan terus melakukan penindakan kepada komplotan penjahat yang masih beroperasi di wilayah itu.
"Ini bukti bahwa kami tidak main-main untuk memberantas kawanan penjahat yang masih beroperasi di wilah hukum Lampung," kata dia.
Tindakan cepat yang dilakukan jajaran Polres Lampung Tengah dan Tekab 308 merupakan jawaban atas keluhan masyarakat yang selama ini dihantui oleh kawanan pelaku kejahatan tersebut.
"Saya sangat yakin bisa terus memberikan kepercayaan kepada masyarakat dengan tindakan-tindakan tegas ini," ujarnya.
Kapolda menjelaskan bahwa kronologis penyelidikan dan penangkapan tersangka dilakukan pada Rabu sekitar pukul 04.30 WIB yang dilakukan oleh empat tim di Polres Lampung Tengah.
Sekitar pukul 05.30 WIB, keempat anggota tim tersebut melakukan penggerebekan di tempat kejadian perkara (TKP) terduga gembong pelaku. Hasil penggerebekan tiga orang berhasil ditangkap dan satu orang tewas ditembak karena melakukan perlawanan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Mensesneg Bocorkan Jadwal Pelantikan Hakim MK Baru Adies Kadir
-
PM Australia Anthony Albanese ke Jakarta Besok, Cek 8 Ruas Jalan yang Kena Rekayasa Lalin
-
BPJS PBI Dinonaktifkan Tanpa Pemberitahuan, Puluhan Pasien Cuci Darah Jadi Korban Ditolak RS
-
Bocah 10 Tahun di Ngada Bunuh Diri, Menteri PPPA Sentil Kerapuhan Sistem Perlindungan Anak Daerah
-
Istana Buka Suara soal Siswa SD Akhiri Hidup di NTT
-
Momen Langka di Abu Dhabi, Kala Prananda Prabowo Jadi Fotografer Dadakan Megawati
-
Haris Rusly Moti: Strategi Multi-alignment, Manuver Cerdas Prabowo untuk Palestina Merdeka
-
Anak Buah Terjaring OTT KPK, Menkeu Purbaya: Kenapa Terpukul? Ini Titik Masuk Perbaikan