Suara.com - Panitia Khusus Pelindo II melakukan rapat secara tertutup dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan di DPR, Kamis (22/10/2015).
"Kalau bisa saya minta rapat tertutup karena ini berkaitan dengan aliran dana ke sejumlah rekening yang sifatnya rahasia," kata Kepala PPATK M. Yusuf saat rapat di DPR.
Ketua Pansus Pelindo II Rieke Diah Pitaloka mengatakan rapat pansus bisa dilakukan secara tertutup, asalkan pembahasannya khusus dan spesifik.
Namun, sebelum rapat digelar secara tertutup, kata Rieke, PPATK dipersilakan memberikan penjelasan hal-hal yang bersifat umum terlebih dahulu secara terbuka.
Yusuf menolak rapat dilakukan terbuka.
"Mohon maaf, sejak sekarang saja tertutup mencegah hal yang tidak diinginkan di kemudian hari," kata Yusuf.
Akhirnya, Rieke memutuskan rapat digelar secara tertutup sesuai permintaan PPATK.
"Sekali lagi, ini bukan permintaan pansus, tapi narasumber kita. Dengan ini, rapat saya nyatakan tertutup," kata Rieke.
Sebelumnya, Pansus Angket Pelindo II sudah memanggil berbagai pihak dan rapat dilakukan secara terbuka.
Pihak yang sudah dihadirkan dalam rapat, antara lain Serikat Pekerja PT. Jakarta Internasional Container Terminal, mantan Kabareskrim Polri Komjen Budi Waseso, mantan Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Brigjen (purn) Viktor Edison Simanjuntak, dan Kabareskrim Komjen Anang Iskandar.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar