Suara.com - Anggota DPD Bambang Sadono menilai meski pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla masih banyak terdapat kekurangan, masyarakat tetap percaya kepada kepemimpinan mereka.
"Jadi bahwa memang ada kekurangan di sana-sini soal kenaikan harga, dolar yang melambung. Tapi pada umumnya masyarakat itu masih percaya kepada Jokowi bahwa dia bisa menyelesaikan masalah dan harapnya itu tinggi sekali," kata Sadono usai diskusi Senator Kita dengan topik: Mengapa Perlu Resafel Lagi? di Gedung Dewan Pers, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (22/10/2015).
Bambang berharap kepada Jokowi agar jangan menyia-nyiakan kepercayaan publik yang begitu kuat.
"Oleh karena itu ini jangan disia-siakan, pemerintah harus bisa bekerja dengan cepat, harapan itu nanti nggak mungkin nurun-nurun, dan harapan itu masih cukup tinggi," kata Bambang.
Kalau dinilai angka, Bambang akan memberikan nilai tujuh pada pemerintahan ini.
Walaupun banyak kekurangan, kata Bambang, banyak kebijakan yang bermanfaat.
"Ya, artinya itu tadi banyak kekurangan tapi banyak juga hal-hal yang dicapai beliau ketika beliau mencanangkan perbaikan infrastruktur baik itu di jawa dan luar Jawa, dan program yang akan berjalan. Itu memang memberi harapan ke depan kita lebih baik," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Bareskrim Bongkar Gudang Ponsel Ilegal di Sidoarjo, Satu Truk Barang Bukti Disita
-
Sasar Pelanggan Kategori 2A, PAM Jaya Distribusikan Puluhan Toren untuk Ibu-ibu di Koja
-
Terisak Merasa Dikambinghitamkan, Ibam: Niat Bantu Nadiem Malah Dikriminalisasi 22 Tahun
-
Analis Masih Yakin Amerika Kalah Perang dengan Iran Meski dengan Bom
-
Terima Telepon PM Albanese, Prabowo Bahas Ekspor Pupuk Urea ke Australia
-
Warga Ciduk Pengguna Sabu Mondar-mandir saat Cari Ikan Sapu-sapu, Sempat Disuruh Tiduran di Got
-
LPG 12 Kg Melejit Rp228 Ribu, Pemprov DKI Perketat Pengawasan 'Eksodus' ke Gas Melon
-
Longsor Jadi Peringatan, DPRD DKI Percepat Pembenahan TPST Bantargebang
-
Pakar: Penegakan Hukum Jadi Kunci Tekan Rokok Ilegal
-
Rosan Roeslani Lapor ke Prabowo: Investasi Kuartal I 2026 Tembus Rp498,79 Triliun