Suara.com - Di hadapan hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (26/10/2015), terdakwa Muhammad Prio Santoso mengungkapkan awal mula mengenal Deudeuh Alfisahrin alias Tata Chubby.
"Dari akun Twitter saya tahu kalau korban adalah pekerja seks," kata Prio.
Prio mengaku tak hanya sekali datang ke kamar kost Tata Chubby di Jalan Tebet Utara Nomor 15C, Tebet, Jakarta Selatan.
Pada pertemuan pertama, kata Prio, dia melakukannya dengan cepat sesuai dengan permintaan Tata Chubby.
Hal itu membuat guru matematika di Rumah Belajar Clavius, Kedoya, Jakarta Barat, itu penasaran. Lalu, dia datang lagi pada 10 April 2015.
Ayah satu anak yang masih berusia satu tahun itu mendapat gaji dari mengajar Rp4,3 juta tiap bulan.
Pada pertemuan kedua itu, Tata Chubby menyebut badan Prio bau tidak sedap. Dan inilah yang membuat Prio tersinggung.
Karena terus dihina saat sedang berhubungan intim, Prio gelap mata. Dia pun mencekik Tata Chubby serta membungkam mulutnya dengan kaus kaki.
"Saya tutup korban dengan seprai sampai leher, saya tahu dari berita dia meninggal, saya menyesal," kata Prio.
Setelah korban tak berdaya, Prio kabur sambil membawa barang-barang berharga milik korban, seperti empat unit telepon seluler merek Samsung, satu unit iPad, satu unit MacBook, dan uang tunai sebesar Rp2,8 juta.
Polisi berhasil menangkap Prio pada 15 April 2015.
Prio dijerat dengan Pasal 339, Pasal 338, dan Pasal 365 ayat 1 juncto ayat 3 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana dengan ancaman maksimal hukuman penjara seumur hidup. (Muhamad Ridwan)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- Heboh Lagi, Ahmad Dhani Klaim Punya Bukti Perselingkuhan Maia Estianty dengan Petinggi Stasiun TV
- 5 Cushion Matte untuk Menutupi Bekas Jerawat dan Noda Hitam, Harga Terjangkau
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
Pilihan
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
Terkini
-
Skandal Chromebook, Prof Suparji: Langkah JPU Tuntut Penjara Ibrahim Arief Tepat
-
Sentil 'Akal-akalan' Aplikator, Driver Ojol: Potongan Terasa 30 Persen, Berharap pada Perpres Baru
-
May Day 2026, Menaker Yassierli Tegaskan Negara Komitmen Lindungi Pekerja hingga ke Tengah Laut
-
Tak Ditemui Pemerintah karena Demo di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Bubarkan Diri Janji Balik Lagi
-
Tak Puas Sampaikan Aspirasi di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Sempat Bakar Ban Coba Terobos Barikade
-
Momentum Hardiknas, BEM SI Demo di Patung Kuda Sampaikan 10 Tuntutan, Ini Isinya
-
Megawati Ingatkan Republik Milik Bersama, Tolak Alasan Biaya Mahal untuk Ubah Sistem Pemilu
-
Momentum Hardiknas, BEM SI Gelar Demo di Patung Kuda Kritisi Soal Pendidikan
-
Soal Video Amien Rais yang Singgung Teddy Hilang di YouTube, Ketum Partai Ummat: Tanya Pemerintah
-
Amien Rais Santai Bakal Dipolisikan, Ketum Partai Ummat: Hukum Jangan Jadi Alat Pukul Politik!