Patrice Rio Capella Resmi Ditahan KPK. [suara.com/Kurniawan Mas'ud]
Penyidik KPK memeriksa Sekretaris Jenderal DPR, Winantuningtyastiti pada Selasa (27/10/2015), sebagai saksi untuk tersangka kasus suap mantan Sekjen Nasdem Patrice Rio Capella.
Winantuningtyastiti mengaku hanya ditanya terkait kegiatan Patricedi DPR.
"Soal kegiatan beliau di DPR saja, seperti rapat komisi," kata Winantuningtyastiti usai diperiksa KPK di Gedung KPK.
Namun, saat dikonfirmasi wartawan soal apakah Patrice saat ini masih menerima gaji sebagai anggota DPR, dia menolak menjawab. Dia bahkan mengatakan bahwa hingga saat ini juga belum dibicarakan terkait siapa pengganti Patrice Rio.
"Belum," katanya.
Selain Winantuningtyastiti, KPK juga menjadwalkan pemeriksaan terhadap Fransiska Insani Rahesti, yang adalah teman kuliah dari Patrice Rio Capella sendiri untuk dimintai keterangannya. Dialah yang diduga menerima uang dari Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho dan istrinya Evy Susanti untuk diserahkan kepada Patrice. Namun, atas pemberian tersebut, Rio melalui Pengacaranya Maqdir Ismail mengatakan bahwa uang tersebut sudah dikembalikan melalui Siska juga.
Patrice Rio Capella ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK terkait penanganan perkara dana bantuan sosial di Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara dan atau Kejaksaan Agung. Bersamanya, KPK juga menetapkan Gatot dan Evy sebagai tersangka.
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi