Suara.com - Ketua Bidang Kerukunan Umat Beragama Majelis Indonesia Yusnar Yusuf mengatakan turut prihatin atas kejadian larangan pembangunan masjid Rahmatan Lil'alamin di Manokwari, Papua Barat. Dia minta agar toleransi di sana dipertahankan
"Iya kita sampaikan delapan pernyataan sikap MUI atas kejadian pembangunan masjid Rahmatan Lil'alamin di Manokwari," kata Yusnar Yusuf saat Konferensi Pers Permasalahan Pembangunan Masjid Rahmatan Lil'Alamin di Manokwari Papua Barat di gedung MUI, Jalan Proklamasi no 5, Jakarta Pusat, Minggu (1/11/2015).
MUI menyerukan seluruh umat Islam se-Indonesia menjunjung tinggi kerukunan dan toleransi. MUI pun meminta umat Islam tetap damai.
"Menyerukan kepada umat Islam diseluruh tanah air agar lebih santun serta menonjolkan kesejukan dan ketenangan, namun tetap waspada dan siaga serta tidak main hakin sendiri apabila terjadi kasus-kasus yang menodai kerukunan umat beragama," jelas dia.
Kamis (29/10/2015) lalu ribuan orang berdemo di Manokwari, Provinsi Papua Barat. Mereka menolak pembangunan masjid. Penolakan didasarkan atas alasan kesepakatan penduduk setempat. (Muhammad Ridwan)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
1 Prajurit TNI di Lebanon Gugur Dibom Israel, 3 Lainnya Luka-luka
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
Terkini
-
Deg-degan, Diaspora di Jepang Berhasil Dapat Tanda Tangan Prabowo
-
Malaysia Sita Kapal Indonesia Rp 6,6 Miliar, 12 WNI Ditangkap
-
Sampah Menggunung 6 Meter di Pasar Induk Kramat Jati, Bau Menyengat Ganggu Aktivitas
-
Prabowo Kunjungan Kerja ke Jepang, Diaspora Sebut Momentum Emas Produk UMKM Tembus Pasar Global!
-
ANALISIS: Donald Trump Makin Terpojok karena Ulah Sendiri, Perang Iran Akan Berakhir?
-
DKI Siap Jalankan PP Tunas, Pramono Anung Soroti Bahaya Konten Digital bagi Anak
-
Studi: Pasar Karbon Dinilai Belum Efektif Lindungi Keanekaragaman Hayati, Mengapa?
-
Detik-detik Prajurit TNI Gugur di Perang Timur Tengah
-
Pengamat Politik UMY: Polemik Ijazah Jokowi Hanya Buang Energi di Tengah Ancaman Krisis Ekonomi
-
Habis Selat Hormuz, Gerbang Laut Merah Selat Bab Al Mandab Bakal Diblokir Sekutu Iran