Suara.com - Kepala Pusat Pendidikan dan Latihan Kementerian Pertahanan Bennyta Suryo Septanto mengatakan kerjasama dengan Directuret Military Techniques asal Canada ini yang kedua kali dilaksanakan pelatihan humas pertahanan di lingkungan Kementerian Pertahanan dan Tentara Nasional Indonesia.
" Tentunya ini mempererat kerjasama antara Indonesia dengan Canada dan yakin kerjasama ini bermanfaat untuk Indonesia," kata Bennyta saat di temui di gedung Christina Martha Tiahahu Kemenhan, Jakarta Pusat, Senin (2/11/2015).
Bennyta menjelaskan, kerjasama ini dinilai sangat bermanfaat untuk Indonesia dan dapat memberikan pemahaman tentang publikasi yang baik sehingga Kemhan dan TNI dapat meningkatkan kemampuannya dengan lembaga yang berpengalaman.
"Jenis latihannya publikasi, dan pengoperasian alat-alat dokumentasi akan dilatih di Indonesia," kata Bennyta.
Bennyta menuturkan, kerjasama ini bukan hanya oleh Canada saja tapi jika ada negara lain yang ingin memajukan sumberdaya manusia Indonesia harus di apresiasi.
Dalam hal ini pemerintah Indonesia dan Canada secara bersama memajukan kinerja humas di lingkungan pertahanan dan TNI.
Bennyta berharap setelah sembilan orang personil mengikuti pelatihan Instructional Techniques dan Advanced Instructional Techniques yang di instrukturi langsung oleh tentara asal Canada akan mahir di bidang publiksi di lingkungan pertahanan dan TNI. (Muhamad Ridwan)
Berita Terkait
-
Kematian Dua Calon Pengelola Kopdes Saat Latihan Dasar Militer, Pemerintah: Program Tetap Lanjut
-
Saat Tentara Harus Pegang Cangkul: Tamparan untuk Birokrasi Sipil Kita
-
2 Calon Manajer Kopdes Merah Putih Tewas saat Latihan Militer, Ini Penyebabnya
-
Perpecahan di Partai Republik? Kongres AS Desak Trump Hentikan Agresi Militer ke Iran
-
UU Peradilan Militer Jadi Tameng Impunitas TNI! Aktivis Desak Reformasi Total
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK
-
Clara Shinta Ogah Damai dengan Mantan Suami, Proses Hukum Jalan Terus
-
Wacana Penderita TBC Jadi Penerima MBG Ditolak DPR, Dinilai Berpotensi Sebarkan Penyakit
-
Bukan Copet, Transjakarta Ungkap Fakta Penumpang Ngamuk di Koridor 5 yang Viral
-
DPR Ungkap Dana Transfer Daerah 2027 Disunat Rp300 Triliun, Gaji PPPK Terancam Macet
-
Sejarah Baru! Rakyat Bisa Pilih Sendiri Logo HUT ke-81 RI, Prabowo Siapkan Hadiah Undangan ke Istana
-
Kemensos Gandeng TNI, 1.000 Taruna Akmil Siap Bina Siswa Sekolah Rakyat
-
LPSK Siap Lindungi Korban Lain Taufik Hidayat: Jangan Takut, Segera Lapor!
-
Terpilih dari 600 Pendaftar, 9 Siswa Indonesia Lanjut Kuliah ke Jepang dengan Beasiswa Penuh
-
Ada Upaya 'Jurang Pemisah' Prabowo-Gibran? Gerindra Buka Suara Soal Isu Suap BEM UBK