Suara.com - Buruh yang tergabung dalam Konfederasi Pergerakan Rakyat Indonesia Rio akan demonstrasi secara serentak pada Senin (9/11/2015) untuk protes penerbitan Peraturan Gubernur Nomor 228 Tahun 2015 tentang Pengendalian Pelaksanaan Penyampaian Pendapat di Muka Umum pada Ruang Terbuka. Peraturan baru Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) ini dinilai memberangus kebebasan berpendapat dengan cara demonstrasi dengan cara membatasi ruang untuk unjuk rasa.
"Buruh Indonesia akan turun ke jalan ke tempat-tempat dimana yang tidak diperbolehkan untuk berdemo," kata Ketua Umum Konfederasi Pergerakan Rakyat Indonesia Rio Ayudha saat ditemui di Lembaga Bantuan Hukum Jakarta, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Jumat (6/11/2015).
Rio mengatakan Peraturan Gubernur Nomor 228 merupakan wujud kepanikan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
"Sangat terkejut bagi kami dimana Indonesia negara demokrasi, tapi malah mempersempit ruang demokrasi rakyat," kata Rio.
Rio mengatakan Indonesia usia reformasi sudah 17 tahun. Hasil reformasi Indonesia kini menjadi acuan di negara Asean, terutama Myanmar dan Filipina.
Rio bersama teman-teman Serikat Buruh Indonesia mendesak Polda Metro Jaya untuk tidak patuh pada Pergub yang dibuat Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).
"Kapolda Metro hanya tunduk dengan UUD dan Mabes Polri bukan dengan Balai Kota," kata Rio.
Rio mengatakan kalau Polda Metro tetap melaksanakan pergub tersebut, berarti Polda Metro lebih tunduk pada kekuasaan Menteri Dalam Negeri, bukan Mabes Polri.
"Ahok ini pintar minta dukungan Polri dan TNI untuk menyengsarakan demokrasi rakyat," kata Rio. (Muhamad Ridwan)
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
Pilihan
-
Bakal Gelap Gulita! Pemkot Solo Stop Sementara Pembayaran Listrik Keraton Surakarta ke PLN
-
Imbas Perang Iran, Pemerintah Cari Minyak dari AS demi Cegah Harga BBM Naik
-
Info Orang Dalam, Iran Hampir Pasti Tak Ikut Piala Dunia 2026
-
Jumlah Tentara AS Tewas di Perang Iran Bertambah
-
Percakapan Terakhir Ali Khamenei Sebelum Dibom Israel-AS Terungkap: Menolak Masuk Bunker
Terkini
-
Ancaman Perang Timur Tengah, DPR Desak Travel Jamin Keamanan dan Kepulangan Jamaah Umrah
-
PM Anwar Ibrahim Sanjung Try Sutrisno 'Negarawan Sejati': Malaysia Berduka Sedalam-dalamnya
-
Sivitas Akademika UGM Kompak Tolak Perjanjian Dagang RI-AS Dinilai Ancam Kedaulatan
-
Paus Minta AS Hentikan Serangan di Timur Tengah, Trump Malah Makin Menjadi
-
Iran Tergaskan Tak Bakal Tumbang Meski Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei Wafat
-
Kapal Tanker Berbendera AS Dihantam Proyektil Iran, Selat Hormuz Lumpuh Total
-
Menhan AS Sebut Operasi Militer Lawan Iran Bukan Perang Tanpa Akhir
-
Catat Waktunya, Jadwal Lengkap Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 di Seluruh Wilayah Indonesia
-
Horor Sahur di Bekasi: Perampokan Maut di Jatibening, Suami Tewas dan Istri Kritis
-
Arab Saudi Cegat Drone di Dekat Pangkalan Udara Prince Sultan Air Base