Suara.com - Sekretaris Jenderal Partai Golkar kubu Aburizal Bakrie, Idrus Marham, mengatakan Menteri Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly melawan hukum kalau tidak segera mengeluarkan surat keputusan baru untuk menggugurkan SK sebelumnya yang mengesahkan kepengurusan Golkar kubu Agung Laksono.
"Karena sejatinya dalam rangka good government itu harus melakukan secara benar, karena ada keputusan maka harus dilaksanakan. Ini kan bisa jadi perbuatan melawan hukum, dan ini tidak baik," ujar Idrus di gedung DPR, Senayan, Jumat (6/11/2015).
Pernyataan Idrus terkait dengan keputusan Mahkamah Agung yang mengabulkan kasasi yang diajukan oleh kubu Aburizal.
Idrus mengatakan putusan MA sudah memiliki ketetapan hukum sehingga Yasonna harus melaksanakannya.
"Alangkah naifnya seorang menteri yang lahir di era reformasi tidak menunjukkan sikap yang mencerminkan good government, dan karena itu ini menjadi beban bagi Presiden," katanya.
Bagaimana dengan nasib kubu Agung Laksono nanti? Idrus mengatakan soal itu bisa dipertimbangkan sejalan dengan islah Golkar. Agung, kata Idrus, bisa saja ditempatkan dijadikan Wakil Ketua Umum di bawah Aburizal.
"Kalau ketum, kan nggak mungkin, kalau Sekjennya tanya ke Pak Agung mau gak, dan mungkin saja jadi wakil ketua umum. Tapi apalah sungguhnya arti dari posisi, kalau misalnya Pak Agung jadi sekjen maka melecehkannya, kan sudah pernah jadi wakil ketua, dan maju sebagai ketua umum. Jadi melecehkan kalau jadi sekjen," ujar Idrus.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Mengapa 9 WNI Ditangkap Militer Israel? Kronologi, Misi, dan Jerat Hukum Internasional
-
Menlu Sugiono Geram, Kutuk Tindakan Israel yang Rendahkan Martabat 9 WNI
-
Leony Vitria 'Kuliti' Borok Sampah Tangsel: Anggaran Miliaran, Hasilnya Nol Besar?
-
LKPP Akui Sistem Belum User Friendly, Padahal Anggaran Pengadaan Capai Rp1.200 Triliun
-
Sedang Tidur Pulas, Gunawan Dihujani 9 Bacokan Celurit di Kontrakan Tomang
-
Pelapor Mafia Tanah Malah jadi Tersangka, Kini Pasrah Kehilangan Harta
-
Menteri LH: Sampah Organik Jadi Kunci Utama Penurunan Emisi Metana Indonesia
-
9 WNI Bebas dari 'Neraka' Penjara Ktziot Israel, Alami Kekerasan dan Pelecehan
-
Terkuak, Instruksi 'Rem Dikit-dikit' di Balik Tragedi KA Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Geger Dugaan Tender Janggal Kemenkes Rp267 M di RSUD Rodo Fabo, Gugatan PTUN Bergulir