Suara.com - Pebalap Yamaha asal Spanyol, Jorge Lorenzo, berhasil merebut gelar juara MotoGP 2015 setelah keluar yang tercepat di GP Valencia, Minggu (8/11/2015). Lorenzo, yang start dari urutan terdepan berhasil menyalip raihan poin rival setimnya, Valentino Rossi yang start dari urutan paling belakang, untuk keluar sebagai juara musim ini.
Rossi yang hingga balapan di Sepang, Malaysia dua pekan lalu masih menguasai klasemen, berhasil melewati belasan pembalap sebelum finish di urutan keempat dan meraih poin 13. Sayang dengan koleksi akhir 325 poin, Rossi tak bisa melewati raihan Lorenzo yang mengakhiri musim ini dengan poin 330.
Balapan yang berlangsung di Sirkuit Ricardo Tormo Valencia itu berlangsung menegangkan sejak awal. Perhatian dunia tertuju pada Rossi yang harus membalap dari posisi terakhir setelah dikenai sanksi akibat insiden senggolan dengan pembalap Honda, Marc Marquez di balapan Sepang.
Meski start paling bontot, Rossi tampil cemerlang karena sudah merangsek ke urutan 15 di lap pertama. Rossi terus melesat cepat, menyalip sejumlah lawan dan naik ke urutan sembilan ketika pembalap Ducati, Andrea Iannone terjatuh.
Memasuki lap 13 dari total 30 putaran, Rossi sudah berhasil menduduki urutan empat setelah bertarung sengit dengan pebalap Suzuki dan Ducati. Di depannya ada pembalap Honda, Dani Pedrosa, Marquez, dan Lorenzo, yang sejak awal balapan melesat di urutan paling depan.
Sayang hingga balapan berakhir, Rossi tak bisa melewati tiga pembalap di depannya dan Lorenzo keluar sebagai juara. (Reuters/Fox Sports)
BERITA MENARIK LAINNYA:
Sebut Marquez jadi 'Bodyguard' Lorenzo, Rossi: Itu Memalukan!
Gempa 6 SR Guncang Sabang Aceh, Tak Berpotensi Tsunami
Ini Lima Menteri yang Harus Di-"reshuffle" Versi Pengamat
Asyik Jalan di Bundaran HI, Bocah Ini Dipalak Orang Berpedang
1.500 Penerbangan Batal Akibat Mogok Kerja Buruh Lufthansa
Berita Terkait
-
Gebrakan Baru MotoGP 2026 Jadi Saksi Debut Vinales Hingga Toprak Bersama Motul
-
Ban Meletus, Marc Marquez: Saya Merasa Beruntung
-
Marco Bezzecchi Panaskan MotoGP Thailand 2026, Misi Juara Dunia Dimulai?
-
Baru Balapan Pertama Sudah Gagal Finis, Marc Marquez Enggan Meratapi Nasib
-
MotoGP Thailand 2026: Masa Depan Aprilia Cerah, Ducati Hilang Arah
Terpopuler
Pilihan
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
Terkini
-
Terhalang Mendung dan Hujan, Warga di TIM Saksikan Gerhana Bulan via Streaming
-
Bukan Keracunan MBG! BGN Ungkap Fakta Medis Kematian Siswa MIN 2 Bengkulu Utara
-
Pramono Anung Obral Hak Penamaan Seluruh Halte di Ibu Kota: Percuma Bagus Kalau Tak Ada Penghasilan
-
Konflik Timur Tengah Picu Efek Domino: Waspada Inflasi Impor hingga ke Pedagang Kecil
-
Cara Pramono Kikis Jurang Kaya-Miskin di Jakarta: Genjot Beasiswa Luar Negeri dan Pendidikan Tinggi
-
Tepis Rumor Jurnalis Israel, Qatar Tegaskan Tak Ikut Serang Iran: Kami Hanya Membela Diri
-
Polri Pastikan Isu 30 Kilogram Sabu Meleleh Akibat Cuaca Panas Adalah Hoaks
-
Hassan Wirajuda ke Prabowo: Jadi Mediator Iran-AS Butuh Restu Kedua Pihak
-
Surya Paloh: Indonesia Tetap di Board of Peace, Kecuali Ada Evaluasi Bersama
-
Prabowo Evaluasi Keanggotaan Indonesia di Board of Peace Pasca-Agresi AS ke Iran, Siap Keluar?