Suara.com - Ketua Umum Pospera Tuna Rungu Indonesia ( Pos Perjuangan Rakyat ) Mustar bonaventura menilai Presiden Joko Widodo peduli dengan tuna rungu. Jokowi menjanjikan mempekerjakan tuna rungu.
Menurut Mustar, tahun 2016, Jokowi akan menyediakan lapangan kerja untuk tuna rungu dengan membangun pabrik kepada penyandang tuna rungu. Selain itu Jokowi akan mempekerjakan 1.000 hingga 1.500 tuna rungu.
"Tahun depan (Jokowi) akan bangun satu pabrik khusus tuna rungu," ujar Mustar kepada wartawan di acara 'Deaf International Indonesia 2015, Hotel Grand Whiz, Kelapa Gading, Jakarta, Minggu (8/11/2015).
"Kalau ini berhasil akan kita perluas ke seluruh Indonesia," ujar Mustar.
Mustar menilai saat ini tuna rungu masih sulit mendapatkan pekerjaan. Banyak perusahaan yang tidak menerima karyawan yang memiliki keterbatasan.
"Ide pak Jokowi ingin mereka ( Tuna rungu) melatih untuk mandiri serta menjawab keinginan penyandang tuna rungu yang mendapat diskriminasi terkait pekerjaanya," jelasnya.
Dalam pertemuan organisasi tuna rungu atau Deaf international Indonesia 2015, salah satu tuna rungu menyampaikan isi hati dan keluh kesahnya. Ini dia sampaikan lewat puisi yang berjudul 'Jeritan Hati Tuna Rungu'.
Suasana hening ketika salah satu perempuan berkacamata membacakan puisi. Namun, spontan para peserta yang hadir langsung mengikuti bait per bait puisi yang dibacakan yang juga tertera di layar.
"Kami bukan orang bisu. Kami tidak mendengar, tetapi kami dapat berbicara. Kami bukan orang bisu, tapi orang tuna rungu dan bukan halangan untuk kemajuan. Hendaknya di dunia tidak kelebihan apapun selain kelebihan kasih dan maaf kepada sesamanya," begitu isi puisi tersebut.
Deaf International Indonesia 2015 merupakan pertemuan organisasi tuna rungu di berbagai negara. Acara ini diikuti oleh 12 negara, di antaranya Malaysia, Singapura, Jepang, Jordan, Bangladesh, India, Indonesia, Somalia, Turki dan Arab.
Acara yang digelar hingga 8 November 2015 ini bertujuan untuk memperkenalkan organisasi tuna rungu di berbagai negara dan menjalin hubungan kerjasama serta memperjuangkan kesetaraan hak disabilitas dan tuna rungu.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Henri Curiga Kasus Roy Suryo Dikebut, Sebut Ada Upaya Cegah Ijazah Jokowi Diuji di Pengadilan
-
Di Tengah Sorotan Ekonomi, Prabowo Minta Rosan Buka Data Masuknya Investasi Asing ke Indonesia
-
Sentil Polri di Kasus Roy Suryo, Henri Subiakto Sebut UU ITE Dipakai Tutupi Isu Ijazah Jokowi
-
Di Tengah Gelombang Kritik, Prabowo Sebut Investasi Asing ke Indonesia Terus Mengalir
-
Henri Subiakto Sebut Pasal yang Menjerat Roy Suryo Tak Masuk Akal, Status P21 Dipertanyakan
-
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Segera Ditandatangani, Teheran Beri Sinyal Berbeda
-
Apa Itu Restitusi? Wamen PPPA Tegaskan Korban Bullying Berhak Dapat Ganti Rugi
-
Bangun Spiritualitas Warga Jawa Barat, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan
-
Kejahatan Digital Kian Mengintai, Pemerintah Minta Anak Muda Hati-hati di Internet
-
Veronica Tan Soroti Pemberdayaan Perempuan di NTT: Kunci Putus Rantai Kemiskinan dan Kekerasan