Suara.com - Kepala Dinas Kebersihan DKI Jakarta Isnawa Adji senang karena truk pengangkut sampah dari Jakarta boleh melintasi lewat jalur Cileungsi, Bogor Timur, untuk membuang sampah ke Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat.
"Yang Bekasi arahnya sudah (boleh melintas) 24 jam dan jalur Cileungsi pengawalan aparat kepolisian. Bagus lah sudah dibuka," kata Kepala Dinas Kebersihan DKI Jakarta Isnawa Adji.
Seperti diketahui, selama tiga hari, warga dan LSM memblokir jalur truk sampah Jakarta di perempatan Cileungsi dengan alasan meninggalkan bau busuk dan air sampah berceceran di jalan raya. Setelah pertemuan dan dicapai kesepakatan, di antaranya, truk boleh melintas pada 21.00 WIB sampai 05.00 WIB, akhirnya warga menyudahi aksi. Demo terjadi di tengah persoalan penanganan sampah antara Jakarta dan DPRD Kota Bekasi serta PT. Godang Tua Jaya yang berujung saling gertak.
"Yang saya tahu ini ada arahan dari Pak Presiden buat selesaikan permasalahan sampah. Mungkin lisan, sampaikan ke Kapolda (Metro Jaya Inspektur Jenderal Tito Karnavian) agar membantu persoalan sampah Jakarta," kata Isnawa.
Agar kasus serupa tak terulang, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Pemerintah Kota Bekasi, dan Pemerintah Kabupaten Bogor akan duduk bersama untuk membahas persoalan sampah.
"Minggu ini kami ada pertemuan. Termasuk soal kompensasi, termasuk tawaran dari Bogor, mungkin nggak ngasih tipping fee, tapi bisa jadi hibah. Ke Bekasi juga, mungkin ada masukan untuk MoU dengan Bogor," kata Isnawa.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Airlangga Girang, Modal Asing Mulai 'Mudik' ke Saham RI
-
'Mama Jangan Menangis' Surat Terakhir Siswa SD di NTT Sebelum Akhiri Hidup karena Tak Bisa Beli Buku
-
Isi Proposal OJK dan BEI ke MSCI: Janji Ungkap Penerima Manfaat Akhir Saham RI
-
MSCI Buka Suara Usai Diskusi dengan BEI, OJK dan KSEI Perihal IHSG
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
Terkini
-
Pakar Hukum Pidana Nilai Kotak Pandora Kasus-kasus Korupsi Bakal Terbuka Jika Riza Chalid Tertangkap
-
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku, DPR: Ini Alarm Keras, Negara Harus Hadir
-
Sebut Cuma Kebetulan Lagi Makan Soto, Kodam Diponegoro Bantah Kirim Intel Pantau Anies
-
KPK Siap Hadapi Praperadilan Ulang Paulus Tannos, Buronan e-KTP yang Nekat Ganti Identitas
-
Indonesia Jadi Penjual Rokok Terbanyak ASEAN, Dokter Paru Ingatkan Dampak Serius Bagi Kesehatan
-
Polda Metro Jaya Klarifikasi Pandji Pragiwaksono Terkait Kasus Mens Rea Jumat Ini
-
Momen Pramono Tertawa Lepas di Rakornas, Terpikat Kelakar Prabowo Soal '2029 Terserah'
-
'Mama Jangan Menangis' Surat Terakhir Siswa SD di NTT Sebelum Akhiri Hidup karena Tak Bisa Beli Buku
-
Diprotes Warga Srengseng Sawah, Pemprov DKI Jakarta Siap Evaluasi Izin Party Station
-
Kembali Jadi Tersangka, Ini Daftar Hitam Kasus Hukum Habib Bahar bin Smith