Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tidak mau ambil pusing dengan tudingan menghina Dewan Perwakilan Daerah karena tidak bisa menghadiri Rapat Koordinasi Daerah Senator Jakarta, Kamis (12/11/2015).
"Terserahlah kalau mau ngomong gitu. Kita sudah kirim wakil, sekda," kata Ahok di Bakai Kota DKI Jakarta, Kamis (12/11/2015).
Tudingan penghinaan disampaikan Wakil Ketua Komite III DPD Fahira Idris melalui akun Twitter, @fahiraidris. "Tolong sampaikan ke Pak @basuki_btp KETIDAKHADIRAN Gubernur DKI ke acara RAKORDA Senator Jkt adlh PENGHINAAN u DPDRI."
Ahok mengatakan Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Saefullah merupakan perwakilan pemerintah di acara DPD RI.
"Kita bisa dengar nggak dari sekda? Bisa. Yang eksekusi sekda bisa nggak? Bisa kan," kata Ahok.
Menurut Ahok Fahira tidak mengetahui seperti apa kesibukan gubernur Jakarta. Ahok mengatakan banyak persoalan yang harus segera dikerjakan dan diselesaikan.
"Dia mungkin nggak tahu kesulitan kita. Besok kan kita mau ada MoU dengan mentan (menteri pertanian), kita mesti kumpulkan PD. Pasar Jaya dan PD Dharma Jaya. Saya kira mana lebih penting?" kata Ahok.
"Untuk menjaga kestabilan sembako besok ada rapat jam 14.00 WIB dengan Mentan, jadi kita rapat. Masa kita batalin dengan Dharma Jaya hanya untuk dengerin DPD," Ahok menambahkan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Presiden Iran Tolak Negosiasi di Bawah Tekanan dan Blokade
-
Bantah Isu Bansos Dipotong, Gus Ipul: Itu Narasi Menyesatkan dan Potensi Penipuan!
-
Donald Trump Klaim Terima Usulan Baru dari Iran usai Batalkan Misi Perundingan ke Pakistan
-
Donald Trump Batalkan Keberangkatan Utusan ke Pakistan, Negosiasi Iran AS Kembali Buntu
-
Motif Konyol 'Prank' Damkar Semarang Terungkap: Kesal Debitur Susah Ditagih Utang Rp2 Juta!
-
WHO Sebut Butuh Rp172 Triliun untuk Pulihkan Sistem Kesehatan Gaza dalam 5 Tahun
-
Kekerasan Anak di Little Aresha, Pengurus Hingga Pemilik Terancam Hukuman Berat
-
Bidik Top 50 Kota Global, Jakarta Resmi Jalin Kerja Sama Sister City dengan Jeju Korsel
-
SPAI Desak Pemerintah: Hapus Perbudakan Modern, Akui Pengemudi Ojol Sebagai Pekerja Formal!
-
Bukan Intervensi! Eks Penyidik: Usul KPK Capres Wajib Kader Partai Bentuk Kontribusi Pemikiran