Suara.com - Anggota Polsek Johar Baru, Jakarta Pusat, menangkap tiga buronan kasus narkoba bernama Tresandy (24), Dwi Handoko (26), dan Lutfi Afandi (24). Mereka ditangkap ketika sedang asyik pesta sabu di kamar kos Jalan Kampung Rawa Selatan III, Johar Baru, Jakarta Pusat.
"Mereka ini, sudah sejak sebulan yang lalu itu sudah masuk DPO, karena mereka ini dikenal sebagai pemakai sabu. Mereka ini, kalau lagi memakai sabu selalu berpindah-pindah tempat," kata Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Johar Baru Ajun Komisaris Polisi Sam Suharto, Jumat (13/11/2015).
Kemudian Suharto menjelaskan kronologis penangkapan ketiga buronan pada Kamis (12/11/2015).
"Polisi yang menerima laporan tersebut, langsung segera ke lokasi, dan saat itu mendapati bahwa ketiga orang tersebut ternyata adalah orang yang masuk dalam DPO Polsek Johar Baru," ujarnya.
Sesampai di lokasi, polisi tak langsung membekuk mereka. Polisi memantau aktivitas mereka dulu dengan cara mengintip lewat lubang kunci pintu.
"Setelah dilihat, ternyata memang benar, saat itu diintip melalui lubang kunci pintu kosannya, dan mereka saat itu akan melakukan pesta sabu. Anggota kami lantas langsung menbuka paksa dengan mendobrak pintu kosannya yang memang dalam kondisi terkunci," katanya.
Mengetahui sedang digerebek, ketiga buronan panik dan hendak mencari cara untuk kabur dari dalam kamar. Sayangnya, pintu kamar hanya satu sehingga dengan muda mereka dibekuk.
Saat itu, mereka juga sempat mencoba menghilangkan barang bukti sabu dengan cara membuangnya.
"Dari tangan pelaku, kami berhasil menyita satu gram narkoba jenis sabu yang belum habis dipakai mereka, dan juga satu alat hisap yang akan mereka gunakan untuk dipakai sabunya itu," ujarnya.
Kepada polisi, tersangka mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari teman di kawasan Jakarta Barat.
"Kata mereka, barang tersebut itu mereka membelinya dengan cara berpatungan, dan mereka juga sudah berencana akan menghabiskan barang haram itu tadi, saat mereka digerebek. Tapi kami sudah tangkap lebih dulu sebelum mereka memakai sabu," katanya. (Nur Habibie)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas