Suara.com - Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri Inspektur Jenderal Anton Charliyan yakin orang yang melemparkan granat ke gedung Perkantoran Multi Piranti Graha, Duren Sawit, Jakarta Timur, Senin (16/1/2015) sekitar pukul 03.30 WIB bukan anggota jaringan teroris.
"Update informasi tentang bom itu bukan bom granat ya, karena ada pemantiknya kan diketemukan. Kemungkinan kalau granat motifnya kemungkinan bukan teror secara umum, tapi sepertinya ada kesamaan di Alam Sutera (Mal Alam Sutera), teror pribadi," kata Anton di Mapolda Metro Jaya, Senin (16/11/2015).
Anton mengatakan polisi telah menemukan alat penarik granat di luar gedung. Alat ini membantu polisi untuk memastikan pelakunya berada di jarak tertentu saat melemparkan granat.
"Dilempar, karena kan ada pemantiknya yang di luar gedung tersebut. Ada pemantik dan jelas itu dari luar gedung dilemparkan," katanya
Kendati diyakini bukan anggota jaringan teroris, polisi sendiri belum mengetahui siapa pelakunya.
Saat ini, polisi masih mengumpulkan informasi yang bisa mengarahkan ke pelaku.
"Dan untuk pelakunya masih di dalami, jadi belum bisa kita temukan dan sepertinya bukan jaringan terorisme karena baru kali ini pakai granat," katanya.
Ledakan di Jalan Raden Inten 2 mengakibatkan petugas keamanan gedung bernama Maulana menderita cidera dan merusak kaca lobi serta plafon gedung. Maulana sekarang dirawat di Rumah Saki Islam Pondok Kopi, Jakarta Timur.
Sebelumnya, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Mohammad Iqbal menduga motif pelemparan granat tersebut berkaitan dengan masalah pribadi antara pelaku dan pengelola gedung.
"Dugaan ada masalah di manajemen gedung," kata Iqbal.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo
-
Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya
-
Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik
-
Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema
-
Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
-
Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis
-
Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini
-
Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!
-
Mirip-mirip One Piece, Wibu Jogja Sebut Penguasa Saat Ini Menindas Rakyat Kecil