Suara.com - Ketua Fraksi Hanura DPRD DKI Jakarta Mohamad Sangaji (Ongen) belum percaya kalau anggota DPRD DKI dari Fraksi Hanura Fahmi Zulfikar ditetapkan menjadi tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan uninterruptible power supply oleh Bareskrim Polri.
"Bahwa ada hasil analisa (Bareskrim) yang menyebutkan bahwa saudara Firman sama Fahmi iya (terlibat). Tapi belum ditetapkan sebagai tersangka," kata Ongen di gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (16/11/2015).
Sampai saat ini, Ongen masih meyakini Fahmi tidak terlibat dalam kasus tersebut. Apalagi, Ongen sudah mendapatkan surat tertulis dari Fahmi yang menyatakan tidak terlibat.
"Saya yakin betul Fahmi tidak terlibat dalam kasus UPS. Berdasarkan surat tidak pernah terlibat seperti itu. Hasil analisa (penetapan tersangka) bisa benar atau tidak. Kan bila ditetapkan menjadi tersangka harus punya alat bukti," kata Ongen.
Ongen memastikan akan datang ke Bareskrim Polri kalau Fraksi Hanura mendapatkan surat pemberitahuan Fahmi jadi tersangka dari Bareskrim.
"Saya pimpinan fraksi harus tahu dong kenapa yang bersangkutan sebagai tersangka. Sebagai pimpinan partai kalau ada pengumuman resmi saya ke sana (Bareskrim)," kata Ongen.
"Saya meyakinkan betul dia tidak terlibat karena Fahmi telah membuat pernyataan resmi bahwa dirinya tidak terlibat UPS. Itu pernyataan resmi dari Fahmi," Ongen menambahkan.
Selain Fahmi, Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri juga menetapkan tersangka mantan anggota DPRD dari Fraksi Demokrat M. Firmansyah menjadi tersangka.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
Terkini
-
Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama
-
Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian
-
'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran
-
Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI
-
Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'
-
Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?
-
Mendagri Tito Dorong DKPP Tingkatkan Integritas Penyelenggara Pemilu
-
KPK Selidiki Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Bea Cukai, Pendiri IAW Diperiksa
-
Mengapa Pertamax Naik? Teddy Indra Wijaya Ungkap 3 Alasannya
-
Triana ke Mahasiswa: Jangan Lupakan Reformasi Agraria, Tanpa Itu Indonesia Tak Akan Berubah