Suara.com - Seorang nenek empat cucu, Nurhayati diusir dari unit Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Muara Baru, Jakarta Utara. Pengusiran ini dilakukan dengan paksa.
Nenek itu diusir lantaran tidak bisa menunjukan dokumen kepemilikan unit rusun ke petugas. Sementara Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama belum mengetahui tindakan pengusiran ini. Ahok meminta dilakukan pemeriksaan administrasi penyewaan rusun si nenek.
"Aku nggak tahu, mesti cek dulu. Secara logika kalau dia bayar lancar, lengkap, nggak mungkin diusir," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (17/11/2015).
Menurut Ahok, mereka yang diusir karena kedapatan melanggar aturan atau menyewakan rusun ke orang lain.
"Kita bangun rusun untuk masyarakat, masa kita mengusir dia. Kita setengah mati membantu masyarakat supaya punya KTP, punya bank sesuai alamat rusun. Kalau dia udah lengkap mana mungkin kita usir," jelas Ahok.
Ahok mencatat banyak oknum di Rusun yang mencari keuntungan dengan cara menyewakan rusunya kepada orang lain. Contohnya, warga yang menempati rusun hanya membayar Rp150 ribu perbulan. Namun disewakan ke orang lain dengan harga Rp750 ribu.
"Jadi ambil untung di situ, makanya begitu razia ketemu yang tinggalnya orang model kost ya kita usir," kata Ahok.
Ahok memastikan Unit Pengelola Teknis Rusun tidak akan mencari permasalahan dengan cara mengusir warga yang memiliki surat-surat lengkap dan melakukan pembayaran yang betul.
"Sekarang saya mau tanya UPT itu mengusir orang untungnya apa? Kalau dilaporin ke saya dipecat tuh (kepalanya). Saya kira nggak ada PNS yang mau dipecat gara-gara iseng orang suratnya lengkap diusir tuh nggak ada, udah nggak ada cerita itu," jelasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran
-
Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!
-
Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal
-
Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!
-
Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia
-
Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo
-
Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya
-
Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045
-
Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional
-
Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!