Ilustrasi KPK [suara.com/Nikolaus Tolen]
Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi menjadwalkan pemeriksaan terhadap anggota DPRD Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dari Fraksi Demokrat, Roosalynda Marpaung, sebagai saksi untuk tersangka Gatot Pujo Nugroho dalam kasus suap, Rabu (18/11/2015).
"Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka GPN," kata Pelaksana Harian Kepala Biro Hubungan Masyarakat KPK, Yuyuk Andriati.
Seperti diketahui, dalam kasus suap persetujuan laporan pertanggungjawaban Pemprov Sumatera Utara periode 2012-2014, persetujuan perubahan APBD tahun 2013 dan 2014, kasus pengesahan APBD periode 2014 dan 2015, dan penolakan penggunaan hak interpelasi DPRD tahun 2015, KPK sudah menetapkan sebanyak enam tersangka.
Keenam tersangka yaitu Gatot, Saleh Bangun (Ketua DPRD Sumut periode 2009-2014), Chaidir Ritonga (Wakil Ketua DPRD periode 2009-2014), Ajib Shah (anggota DPRD periode 2009-2014), Kamaludin Harahap, dan Sigit Pramono Asri (Wakil Ketua DPRD periode 2009-2014).
Gatot berperan sebagai pemberi hadiah kepada sejumlah anggota DPRD.
Saat ini, KPK sudah menahan lima dari enam tersangka. Tersangka yang belum ditahan bernama Kamaludin Harahap karena dia tidak memenuhi panggilan KPK untuk diperiksa sebagai tersangka pada minggu lalu dengan alasan sakit.
"Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka GPN," kata Pelaksana Harian Kepala Biro Hubungan Masyarakat KPK, Yuyuk Andriati.
Seperti diketahui, dalam kasus suap persetujuan laporan pertanggungjawaban Pemprov Sumatera Utara periode 2012-2014, persetujuan perubahan APBD tahun 2013 dan 2014, kasus pengesahan APBD periode 2014 dan 2015, dan penolakan penggunaan hak interpelasi DPRD tahun 2015, KPK sudah menetapkan sebanyak enam tersangka.
Keenam tersangka yaitu Gatot, Saleh Bangun (Ketua DPRD Sumut periode 2009-2014), Chaidir Ritonga (Wakil Ketua DPRD periode 2009-2014), Ajib Shah (anggota DPRD periode 2009-2014), Kamaludin Harahap, dan Sigit Pramono Asri (Wakil Ketua DPRD periode 2009-2014).
Gatot berperan sebagai pemberi hadiah kepada sejumlah anggota DPRD.
Saat ini, KPK sudah menahan lima dari enam tersangka. Tersangka yang belum ditahan bernama Kamaludin Harahap karena dia tidak memenuhi panggilan KPK untuk diperiksa sebagai tersangka pada minggu lalu dengan alasan sakit.
Komentar
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping
-
Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda
-
Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus
-
Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?
-
Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement