Suara.com - Duta Besar Prancis untuk Indonesia Corrine Breuze mengatakan negaranya telah memperketat pengamanan perbatasan pascateror maut yang menewaskan banyak orang pada Jumat (13/11/2015) lalu.
"Akan ada pemeriksaan di perbatasan, baik warga luar maupun Prancis yang akan menyeberang. Kami akan memeriksa passport, visa, hotel reservasi, juga masa berlaku visa," kata Corrine Breuze saat melakukan pertemuan di Mapolda Metro Jaya, Rabu (18/11/2015)
Pemerintah Prancis, kata Corrine Breuze, juga telah melipatgandakan jumlah aparat keamanan.
"Kami sudah menambah 10 ribu polisi dan petugas pemadam kebakaran. Kami akan memperpanjang masa darurat hingga tiga bulan kedepan," kata dia.
Corrine Breuze mengatakan teror maut di Paris merupakan ancaman bagi seluruh dunia, terutama di negara-negara Barat.
"Ini bukan saja ancaman bagi Prancis, tapi bagi seluruh dunia, bagi negara Barat, Eropa," kata Corrine Breuze.
Pascateror di Paris, Polda Metro Jaya langsung meningkatkan pengamanan wilayah, khususnya Kedutaan Prancis.
"Kepolisian Polda Metro Jaya sudah meningkatkan pengamanan di sekitar kedutaan," katanya.
Corrine Breuze mengatakan saat ini koordinasi dengan aparat keamanan harus ditingkatkan.
"Karena itu penting bagi kita untuk berkoordinasi dengan pihak kepolisian jakarta," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya
-
Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama
-
Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional
-
Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan
-
Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah
-
Dasco Hubungi Kepala BGN, DPR Sebut Ada Efisiensi Anggaran MBG Rp70 Triliun
-
Respons Tuntutan Mahasiswa, Sufmi Dasco Telepon Kepala BGN dan Menteri ESDM
-
Pimpinan DPR Naik Mobil Komando Temui Massa, Janji Bebaskan 16 Mahasiswa Trisakti dan Bereskan BBM