Suara.com - Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) akan mendatangi Bareskrim Polri, Sore ini, Kamis (19/11/2015). Kedatangan itu untuk memberikan rekaman pencatutan nama Presiden Joko Widodo oleh Ketua DPR Setya Novanto terkait permintaan jatah saham.
Isi rekamana itu diduga berisi suara Setnov dengan petinggi Freeport. "Nanti sore," kata Wakil Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) Ahmad Sufmi Dasco di DPR, Jakarta.
Sebelum diserahkan, data itu akan digandakan MKD. "Jadi kita copy dulu satu, setelah itu copynya akan kita kirim untuk diteliti sambil MKD menelaahnya," kata Dasco.
Terkait kasus ini, Dasco mengatakan banyak orang yanmg tidak dikenal menanyakan penanganan kasus pencatutan itu. Orang-orang ini menanyakannya langsung ke nomor telepon pribadinya. Tapi dia tidak mendapatkan ancaman.
"Kalau gue sih nggak ada yang ngancam. Tapi kalau diSMS atau ditelepon orang kan biasa. Kalau suka nggak suka kan biasa. Memang banyak yang mau minta informasi. Tapi biasa saja," kata Dasco.
Dalam penanganan kasus ini, Dasco mengatakan, MKD akan bertindak tegas. Dia pun berharap, kasus ini bisa diselesaikan dengan baik.
"Kita harus jaga. Kita pasti tegas dalam kasus ini," ujar Politisi Gerindra ini.
Sebelumnya, salah satu Wakil Ketua MKD Junimart Girsang mengatakan mendapatkan ancaman dari pihak luar MKD. Ancaman yang didapat Junimart berupa SMS dan telepon supaya tidak banyak bicara dalam kasus ini.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Karangan Bunga Hitam Putih Dedi Mulyadi Jadi Sorotan di Balai Kota
-
Bos Blueray Cargo Dituntut 3 Tahun Penjara dalam Kasus Suap Pejabat Bea Cukai
-
Polda Metro Jaya Tegaskan Penanganan Kasus Roy SuryoDokter Tifa Sesuai Prosedur KUHAP
-
Ancaman Donald Trump Dibalas, Iran Siapkan Angkatan Bersenjata di Garis Depan
-
Pengamat Sebut Masa Depan Politik Gibran Sangat Bergantung pada Pengaruh Jokowi
-
Pemadaman Listrik Berakhir! PLN Umumkan Pasokan Mulai Stabil
-
Polisi Siagakan 3.761 Personel Gabungan untuk Amankan Aksi di Monas dan Gedung DPR
-
Richard Muljadi Ditangkap Kasus Apa? Cucu Konglomerat Buronan Kejaksaan Terancam 8 Tahun di Bui
-
Aduh! Perdamaian AS - Iran Terancam Beratakan karena Ancaman Donald Trump
-
Jakarta HUT ke-499, Gubernur Soroti Masalah Sampah di Tengah Perayaan di Monas