Suara.com - Sore ini, anggota DPR lintas fraksi menggelar jumpa pers kasus dugaan pelanggaran etika yang dilakukan oleh Ketua DPR Setya Novanto yang mencatut nama Presiden dan Wakil presiden untuk meminta saham kepada PT. Freeport Indonesia.
Wakil Ketua DPR Agus Hermanto mengatakan Mahkamah Kehormatan Dewan DPR akan bekerja sesuai UU terkait laporan Menteri ESDM Sudirman Said itu.
"Dugaan pelanggaran etika sudah dilaksanakan oleh MKD DPR RI, biarkan MKD bekerja sesuai UU MD3 untuk selesaikan bila ada dugaan pelanggaran etika. MKD sedang verifikasi data tersebut. Saya yakin MKD DPR akan menuntaskan," kata Agus Hermanto di gedung DPR, Jumat (20/11/2015).
Agus menambahkan akan melakukan pengawasan terhadap proses yang sedang berlangsung di MKD.
"Kita juga memberikan pengawasan, apa hasilnya, apakah MKD bekerja sesuai dengan laporan atau tidak, apakah bisa diteruskan, apakah valid," katanya.
Ia juga meminta semua pihak untuk menahan diri untuk mendesak Setya Novanto mundur dari Ketua DPR.
"Belum ada hasil dari MKD, kok kurang pas dilakukan atau mengambil sikap tidak percaya kepada Ketua DPR RI," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
-
Obsesi Epstein Bangun 'Pabrik Bayi' dengan Menghamili Banyak Perempuan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
-
KPK Benarkan Lakukan OTT di Jakarta Hari Ini, Siapa Targetnya?
Terkini
-
Benang yang Menjaga Hutan: Kisah Tenun Iban Sadap dari Jantung Kalimantan
-
Menpar Widiyanti Bantah Isu Bali Sepi Wisatawan, Ungkap Data 12,2 Juta Kunjungan di 2025
-
Tragedi Bocah NTT Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku, Mensos Janjikan Bantuan Pendidikan untuk Kakaknya
-
Kritik Kebijakan Pariwisata, Anggota Komisi VII DPR Ini Beri Menpar Widyanti Nilai 50 dari 100
-
OTT KPK di Jakarta Jaring Pejabat Bea Cukai
-
Gus Ipul Prihatin Kasus Siswa SD di NTT, Ingatkan Pentingnya Data Perlindungan Sosial
-
Nekat Bongkar Trotoar Tanpa Izin, Pengelola Hotel di Pondok Indah Kena Sanksi
-
Sebelum Lakukan Pemutihan Utang BPJS, Pemerintah Ingin Pastikan Hal Ini
-
Kendalikan Banjir, Pramono Anung dan Andra Soni Sepakat Bangun Waduk Polor
-
Prabowo Undang Eks Menlu dan Wamenlu ke Istana, Bahas Geopolitik dan BoP