Suara.com - Keterlibatan Indonesia pada Conference of Parties (COP) ke-21 United Nation Framework on Climate Change (UNFCCC) di Paris, Prancis, harus dijadikan momentum untuk mempengaruhi keputusan konvensi untuk menyelamatkan bumi dan umat manusia.
Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PKS Andi Akmal Pasluddin di Jakarta, Minggu, mengatakan bagi Indonesia, Gas Rumah Kaca (GRK) atau Greenhouse Gases ini berpengaruh pada penurunan kualitas ekologi, ekonomi, dan eksistensi negara.
"Karena itu Indonesia harus ambil peran lebih dalam konferensi ini," ujar dia.
Saat ini terjadi kenaikan suhu udara di berbagai belahan bumi termasuk Indonesia, sehingga mengakibatkan perubahan iklim yang membahayakan kehidupan.
Gas Rumah Kaca yang terdiri dari H2O (uap air), CO2 (Karbon dioksida), CH4 (Metana), N2O (Nitrous Oksida), O3 (ozon), CFC (Clorof Fluoro Carbon) telah signifikan meningkatkan suhu. COP ke-21 di Paris, ia mengatakan harus menemukan keputusan sesuai tujuan konvensi ini agar mampu menciptakan instrumen yang secara legal mengikat serta mendapat persetujuan internasional mengenai iklim.
Tujuannya, lanjut dia, agar menjaga pemanasan global di bawah dua derajat celsius. "Tiap negara termasuk Indonesia, harus memberi komitmen men-submit INDC (Intended Nationally Determined Contribution) pada penurunan GRK," katanya.
Sebelumnya Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya mengatakan Delegasi Republik Indonesia (Delri) tetap mempersiapkan diri menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi Perubahan Iklim (Conference of Parties/COP) ke-21 Paris, Prancis, 30 November hingga 11 Desember 2015, meski terjadi aksi teror di negara tersebut.
"Sampai saat ini, kita masih 'firm' untuk ke COP 21, dan hal-hal teknis serta kelengkapan substansi sedang terus dimatangkan," katanya
Menurut dia, konsolidasi delegasi terus dilakukan. Terkait dengan posisi politik luar negeri Indonesia, kata Siti, akan dikomunikasikan lebih lanjut kepada Menteri Luar Negeri (Menlu). (Antara)
Tag
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Gubernur Jakarta Siapkan Jalur Bawah Tanah di Bundaran HI Buat Penjalan Kaki
-
Janji Pramono Anung di HUT ke-499 Jakarta: Banjir Masih Ada, Tapi Tidak Akan Separah Dulu
-
Pramono Ungkap Biang Kerok Kemacetan Jakarta, 8 Juta Orang Keluar-Masuk Setiap Hari
-
Unik! Demi Nonton Mahalini, Warga 'Nangkring' di Atas Mobil Damkar saat Perayaaan HUT Jakarta
-
Bocah Terpisah dari Ortu hingga Istri Kehilangan Suami Warnai Malam Puncak HUT DKI Jakarta
-
5 Peserta Latsarmil KDMP Tewas, Koalisi Sipil: Stop Militerisasi Ruang Sipil!
-
Kepercayaan Rakyat ke Polri Meroket, Rudianto Lallo: Modal Besar Tingkatkan Pelayanan
-
Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen, Sari Yuliati: Hasil Kerja Nyata dan Konsistensi
-
Pilih Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta, Zulhas: Artis Itu Kreatif dan Kerjanya Produktif
-
HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno