- Uang cacahan asli cetakan lama Bank Indonesia ditemukan di TPS liar Kabupaten Bekasi pada 30 Januari 2026.
- Seharusnya uang tersebut dibuang ke TPST Bantar Gebang, namun dialihkan ke TPS liar oleh pihak ketiga.
- Polisi sedang menyelidiki pihak ketiga yang ditunjuk untuk mendistribusikan dan membuang hasil pemusnahan uang tersebut.
Suara.com - Polisi mengungkap fakta baru terkait temuan cacahan uang di tempat pembuangan sampah (TPS) liar di Kabupaten Bekasi. Uang cacahan tersebut ternyata awalnya hendak dibuang ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang.
Kapolres Metro Bekasi Kombes Sumarni mengatakan uang itu justru dialihkan ke TPS liar oleh pihak yang ditunjuk untuk proses pembuangan.
"Harusnya dibuang ke Bantar Gebang tapi pihak yang di-hire untuk membuang, dibuang ke lokasi kemarin," ungkap Sumarni kepada wartawan, Jumat (6/2/2026).
Sumarni menegaskan, cacahan kertas yang ditemukan tersebut merupakan uang asli cetakan lama Bank Indonesia (BI). Kepastian itu diperoleh setelah kepolisian berkoordinasi langsung dengan BI.
Ia menjelaskan, hasil koordinasi dengan BI memastikan bahwa potongan-potongan uang tersebut memang berasal dari proses pemusnahan uang lama.
"Tadi kami sudah koordinasi dengan pihak BI, benar itu cacahan uang asli, uang lama, dari BI," jelasnya.
Polisi kini menelusuri mekanisme pembuangan uang cacahan tersebut, termasuk pihak ketiga yang ditunjuk untuk mendistribusikan dan membuang hasil pemusnahan.
Misteri cacahan kertas menyerupai uang pecahan Rp100 ribu yang ditemukan di TPS liar Kabupaten Bekasi ini sebelumnya mengundang perhatian publik.
Temuan itu terungkap saat Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi mendampingi Kementerian Lingkungan Hidup Direktorat Pengendalian Limbah B3 (PLB3) melakukan pengecekan lokasi pada Jumat (30/1/2026).
Baca Juga: Cacahan Uang di TPS Liar Bekasi Dipastikan Asli, Polisi: Cetakan Lama Bank Indonesia
Pengecekan awal dilakukan menyusul laporan dugaan pembuangan limbah medis di TPS liar milik seseorang bernama H Santo. Namun, limbah medis tidak ditemukan di lokasi tersebut.
Juru Bicara DLH Kabupaten Bekasi, Dedi Kurniawan, menyebut petugas sempat menemukan plastik kuning yang diduga berisi perban bekas luka hingga sisa infus. Setelah diperiksa, bungkusan itu hanya berisi sampah organik.
Dalam penyisiran lanjutan, petugas justru menemukan cacahan kertas berwarna merah dan biru yang kemudian diduga sebagai uang pecahan Rp 100 ribu dan Rp 50 ribu. Polisi memastikan cacahan tersebut merupakan uang asli lama hasil cetakan Bank Indonesia.
Berita Terkait
-
Mengungkap Rahasia Orang Kaya Sejati dalam Buku The Having
-
OTT Bea Cukai, KPK Ciduk 17 Orang dan Amankan Mata Uang Asing hingga Logam Mulia
-
Cacahan Uang di TPS Liar Bekasi Dipastikan Asli, Polisi: Cetakan Lama Bank Indonesia
-
6 Fakta Penemuan Ribuan Potongan Uang di Bekasi: Dari Lahan Milik Warga hingga Penelusuran BI
-
Bank Indonesia Selidiki Cacahan Uang Rupiah yang Dibuang di TPS Liar Bekasi
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Hanya Berlaku Hari Ini, Tarif MRT Jakarta Dibanderol Rp243
-
Kiamat Sudah Dekat Kalau Amerika Nekat Buka Paksa Selat Hormuz Iran
-
MRT Berlakukan Tarif Rp243 Bagi Pelanggan Khusus Hari Ini, Berikut Persyaratannya
-
Siasat Licin Iran Perpanjang Napas Perang Usai Mojtaba Khamenei Menghilang
-
Baru Ancam Lebanon, Presiden Israel Kocar-kacir Dihantam Rudal
-
BPH Migas Pastikan BBM Aman di Tol Padaleunyi Jelang Puncak Arus Balik 2026
-
Studi: Industri Migas Tinggalkan Citra Energi Bersih, Kini Tekankan Ketergantungan Energi Fosil
-
Gus Yaqut Kembali ke Rutan KPK Usai Tahanan Rumah: Alhamdulillah, Sempat Sungkem ke Ibu Saya
-
Waduh! Siap-siap Ledakan Besar Pusat Tenaga Nuklir Jika AS Serang PLTN Bushehr Iran
-
Panik Diserang Balik Iran, Israel Tiba-tiba Ingat HAM dan Minta Tolong Dunia