Suara.com - Hari ini, Senin (23/11/2015) giliran Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang akan dimintai keterangan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI soal pembelian sebagian lahan di Rumah Sakit Sumber Waras, Jakarta Barat.
Menurit Ahok, sebelumnya BPK telah meminta lebih dahulu keterangan dari Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah, mantan Badan Perencana Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI, pihak Badan Pemeriksa Keuangan dan Aset Daerah, mantan Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta.
"Dia (BPK) juga udah turunin lebih dari 100 orang lebih (untuk tangani kasus RS. Sumber Waras), mungkin melebihi periksa Bank Century ini. Udah periksa 60 hari, perpanjang 20 hari, ya mungkin terakhir mau tanya sama saya," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta.
Menurut Ahok mantan Ketua DPRD DKI Jakarta priode 2009-2014 Ferrial Sofyan juga telah memberikan keterangan pada pihak BPK. Ahok akan dimintai keterangan BPK pukul 9.00 WIB.
"Semua udah diperiksa lah, mantan Sekda juga, saya pikir harus dateng aja lah, supaya jelas," kata dia.
Ahok juga mengaku tidak ada persiapan apapaun selain membawa bukti berupa video rapat pimpinan yang ketika itu membahas soal pembelian lahan di RS Sumber Waras.
"Ya enggak ada persiapan, udah, jelasin aja. Orang prosesnya bener, terang, jelas, selesai kok. Mereka aja yang tendensius," jelas Ahok.
Berita Terkait
-
Ahli BPK Bongkar Dugaan Penyimpangan di Sidang Praperadilan Kasus Kuota Haji
-
Titip Pesan ke Ahok Lewat Veronica Tan, Pramono Anung: Urusan Sumber Waras Sudah Beres
-
BPKH Tuntaskan 95,69 Persen Rekomendasi BPK Sepanjang 2025
-
Eks Dirut Pertamina Soal Kesaksian Ahok: Buka Tabir Korupi LNG
-
Ahok Adu Mulut dengan Pengacara Kasus LNG, Hakim Sampai Harus Turun Tangan
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Aziz Yanuar Ungkap Noel Ajukan Penahanan Rumah untuk Uji Konsistensi Penegakan Hukum
-
Diduga Langgar Etik, Pimpinan KPK Resmi Dilaporkan ke Dewas Buntut Tahanan Rumah Gus Yaqut
-
DPR Usul WFH ASN Digelar Rabu, Hindari Efek Libur Panjang
-
Di Tengah Blokade Iran, Malaysia Dapat Jalur Khusus Lewati Selat Hormuz
-
Dana Iklim dan Rehabilitasi Hutan di Kalimantan: Bisakah REDD+ Beri Dampak Jangka Panjang?
-
Istri Richard Lee Diperiksa Polda Metro Jaya, Penyidikan Kasus Produk Kecantikan Masih Berjalan
-
DPR Ingatkan Pemerintah: Sekolah Tatap Muka Lebih Efektif Dibanding Wacana Belajar dari Rumah
-
Negara Diminta Tak Lagi Lunak ke Perusahaan: THR Tak Dibayar, DPR Dorong Dipidanakan!
-
Amankan FIFA Series 2026 di GBK: Ribuan Personel Jaga Ketat Ring 1 hingga Jalur Kedatangan
-
Usai Blusukan, Prabowo Perintahkan Pembangunan Hunian Layak untuk Warga Pinggir Rel Senen