Suara.com - Petugas Polres Tanjung Priok Jakarta Utara menggagalkan penyelundupan barang tidak resmi atau ilegal senilai Rp4,2 miliar yang dikirim dari Tanjung Pinang pada Sabtu (21/11/2015).
"Awalnya ada informasi kedatangan KM Umsini dari Tanjung Pinang yang memuat barang tanpa izin," kata Kapolres Tanjung Priok Ajun Komisaris Besar Polisi Hengki Haryadi melalui Sistem Informasi Polda Metro Jaya di Jakarta Senin (23/11/2015).
Selanjutnya, anggota Polres Tanjung Priok berkoordinasi dengan Penyidikan dan Penindakan Kantor Pelayanan Utama Bea Cukai Tanjung Priok dan Kantor Pusat Bea Cukai.
Petugas gabungan itu menyelidiki kelengkapan dokumen perizinan muatan barang yang diangkut KM Umsini saat bersandar di Terminal Penumpang Pelni Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta Utara.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, muatan barang tersebut tidak dilengkapi dokumen resmi dari pihak berwenang.
Hengki mengungkapkan barang tersebut terdiri dari suku cadang, garmen, alat kesehatan, kosmetik, elektronik dan aksesoris yang diduga berasal dari Singapura.
"Petugas mengamankan barang impor dengan jumlah total mencapai 298 koli atai 128.978 jenis muatan," ujar Hengki seraya menambahkan tersangka masih dalam penyelidikan.
Akibat kejadian itu, tersangka dapat dikenakan Pasal 102 dan Pasal 103 Undang-Undang RI Nomor 17 Tahun 2006 tentang perubahan atas Undang-Undang RI Nomor 10 Tahun 1995 tentang Kepabenan. (Antara)
Berita Terkait
-
Bukan yang Pertama, Pilot Malaysia Bawa 70 Ribu Ekstasi ke RI Ternyata Sudah 3 Kali Beraksi
-
Modus Terbongkar! Bea Cukai Gagalkan Ekspor 3,4 Ton Merkuri Disamarkan Keramik Senilai Rp17,5 Miliar
-
Mafia Internasional Diburu, Penyelundupan 3 Ton Sisik Trenggiling ke Kamboja Dibongkar
-
Bea Cukai Pakai Jebakan Canggih Bongkar Penyelundupan 3,37 Ton Narkoba Kuncup Bunga
-
Neraca Perdagangan Indonesia Surplus 4,03 Miliar Dolar AS hingga Mei 2026
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Aksi Copet di Tengah Zikir Monas: iPhone 13 Wartawan dan Dompet Jemaah Lenyap
-
Danantara Akui Banyak Masalah Luar Biasa Besar di BUMN, Janji Bereskan Utang Kereta Cepat
-
Satu Tahun Sekolah Rakyat, Ratusan Siswa Torehkan Prestasi
-
Taruna Bhakti Sekolah Rakyat Resmi Dimulai, Gus Ipul: Jadi Fondasi Bentuk Karakter Siswa
-
Apa Arti Kota Global Jika Betawi Kehilangan Akar? FBR Tagih Pergub Lembaga Adat ke Pramono
-
Danantara: Seluruh BUMN Properti Dalam Kondisi Tidak Baik, Akan Dikonsolidasikan
-
Kesukseskan Pemberantasan Judol Tak Hanya dari Turunnya Nominal Transaksi
-
Dukung Program Prioritas Presiden, Mendagri Tito Groundbreaking Sekolah Rakyat Kabupaten Biak Numfor
-
Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan 1 hingga 31 Agustus 2026 di Riau
-
Aston Villa Bungkam Indonesia All Stars 3-1 di GBK, Arkhan Kaka Cetak Gol Penghibur