Suara.com - Sebuah pengadilan di Moskow, Rusia, menetapkan bahwa Scientology bukanlah agama resmi berdasarkan undang-undang Rusia. Putusan itu dijatuhkan setelah Kementerian Kehakiman Rusia menemukan bahwa kata "Scientology" adalah merek dagang yang dimiliki oleh Pusat Teknologi Religius Amerika Serikat.
Scientology dinilai tidak sesuai dengan undang-undang federal tentang kebebasan beragama di Rusia. Dengan demikian, Scientology tidak bisa digolongkan sebagai agama menurut undang-undang Rusia.
"Perwakilan Gereja Scientology telah menciptakan banyak sekali masalah hukum dengan membatasi kebebasan beragama melalui penggunaan merek dagang," kata juru bicara Kementerian Kehakiman Rusia.
Gereja Scientology telah memicu banyak sekali kontroversi sejak kemunculannya di awal era tahun 1950an. Anggota Gereja Scientology datang dari banyak kalangan, termasuk kalangan selebritis. Beberapa selebritis ternama yang diketahui bergabung dengan Scientology adalah Tom Cruise dan John Travolta.
Gereja Scientology pertama kali membuka cabangnya di Moskow, Rusia, pada tahun 1994. Pada tahun 2011, mereka pindah ke sebuah kantor baru yang mewah, hanya berjarak sekitar satu kilometer dari kawasan Red Square, Moskow.
Scientology adalah sekumpulan ajaran dan teknik terkait yang dikembangkan oleh pengarang Amerika, L. Ron Hubbard selama sekitar 30 tahun, dimulai pada 1952 sebagai suatu filosofi pertolongan diri-sendiri, perkembangan dari sistem pertolongan diri-sendirinya yang lebih awal, Dianetika.
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati
-
Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah
-
Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu
-
Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend