Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta saat ini tengah ketar-ketir tidak bisa menjadi tuan rumah Asian Games 2018 di Indonesia. Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) bahkan mengatakan bahwa Indonesia sudah diberi "lampu kuning".
"Kita khawatir, karena Tiongkok sangat siap untuk gantikan kita. Posisi kita meragukan nih, udah 'lampu kuning' ini," ujar Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (26/10/2015).
Padahal kata Ahok, Jakarta maupun Palembang yang sudah ditunjuk menjadi tuan rumah Asian Games 2018, telah mengirimkan maket serta rancangan berbentuk animasi untuk kampung atlet, yang sudah diberikan kepada Dewan Olimpiade Asia (OCA).
"Kan OCA akan datang, kita akan tunjukkan kita udah lelang. Yang mereka khawatirkan, kewajiban DKI seperti kampung atlet (kita nggak bisa bangun). Kita udah punya maketnya segala macam padahal," kata Ahok.
"Kita mesti tunjukkan. Kita mau bangun dan kita akan cepat. Kalau nggak, bisa-bisa mereka pindahkan ke Tiongkok," tegasnya.
Sehubungan dengan itu, pagi tadi Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Erick Thohir menyambangi Balai Kota DKI untuk bertemu dengan Ahok. Mereka membicarakan seberapa siap Jakarta untuk menjadi tuan rumah.
"Pak Erick seneng kita sudah mau lelang (kampung atlet). Karena waktu pertemuan pertama itu (dengan OCA), kita kirim maket kita, termasuk animasinya. Jadi supaya mereka yakin Indonesia siap menjadi tuan rumah," katanya.
Kini, mantan Bupati Belitung Timur itu berharap Kementerian Sekretariat Negara bersama dengan Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla bisa melakukan komunikasi dengan DPR RI. Sebab menurutnya, saat ini wakil rakyat yang berada di Senayan masih menolak kalau Setneg menghibahkan lahan Kemayoran untuk dijadikan kampung atlet.
"Itu tadi. Kita harus minta Setneg dan Wapres lobi beliau (DPR). Karena kalau nggak, masalah nanti," tandas Ahok.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA
-
Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah
-
Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?
-
Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!
-
Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat
-
Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan
-
Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai
-
Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi