Gubernur Jakarta Basuki Purnama (Ahok) di rusun Daan Mogot. [suara.com/Dwi Bowo Raharjo]
Indonesia Corruption Watch (ICW) sempat merilis adanya praktik pungutan liar di Gelanggang Olahraga (GOR) Ciracas, Jakarta Timur. Hal itu diungkapkan ICW setelah mendapat banyak laporan dari masyarakat.
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengakui kalau ada beberapa Pegawai Negeri Sipil yang bermain di dalamnya.
"Kita emang udah ketemu beberapa data, kemaren juga shock mereka itu, saya juga udah bilang kalau ini nggak beres," ujar Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (25/11/2015).
Menurit Ahok, dari segi anggaran Dinas Olahraga dan Pemuda DKI Jakarta diduga melakukan permainan. Sebab dikatakan Ahok anggaran yang akan dimasukan ke Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja DKI untuk satu GOR bisa mencapai Rp10 miliar.
"Masak satu GOR sampe Rp10 miliar setahun. Kamu kebayang nggak? Buat Suku Dinas kesehatan aja yang nggak perlu kita potong Rp5-6 miliar setahun," jelas Ahok.
Untuk kasus dugaan praktik pungli di GOR Ciracas, Ahok mengaku akan mempelajarinya terlebih dahulu. Apabila terbukti ada PNS atau pejabat di DKI yang bermain, maka mantan Bupati Belitung Timur ini tidak segan untuk mencopot mereka.
"Saya akan pelajari dulu. Memang kita akan copot banyak orang," kata Ahok.
Ketika ditanya apakah juga akan mencopot Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Firmansyah terkait adanya pungli dan anggaran yang tidak masuk akal untuk tahun 2016, Ahok hanya menjawab tidak menutup kemungkinan hal itu bisa terjadi.
"Mungkin (juga akan kita copot hari Jumat)," kata Ahok.
Berdasarkan laporan dari masyarakat menurut ICW di GOR Ciracas ditemukan retribusi tak resmi alias pungli di tempat itu. Peningkatan retribusi menjadi naik drastis 300 persen gara-gara pungli.
"Indonesia Corruption Watch menerima laporan masyarakat terkait dengan tindakan oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Gelanggang Olahraga Ciracas, Jakarta Timur yang diduga memungut retribusi secara tidak resmi atau Pungutan liar (Pungli) yang tidak sesuai Perda DKI Jakarta Nomor 3 Tahun 2012 tentang Retribusi Daerah," kata aktivis ICW Emerson Yuntho kemarin.
Untuk kepentingan olahraga dalam temuan ICW misal penggunaan kegiatan fasilitas GOR Ciracas secara rutin delapan kali per bulan biaya retribusi resmi yang seharusnya dibayarkan adalah Rp200 ribu namun ditagih oleh oknum PNS DKI sebesar Rp500-600 ribu.
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengakui kalau ada beberapa Pegawai Negeri Sipil yang bermain di dalamnya.
"Kita emang udah ketemu beberapa data, kemaren juga shock mereka itu, saya juga udah bilang kalau ini nggak beres," ujar Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (25/11/2015).
Menurit Ahok, dari segi anggaran Dinas Olahraga dan Pemuda DKI Jakarta diduga melakukan permainan. Sebab dikatakan Ahok anggaran yang akan dimasukan ke Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja DKI untuk satu GOR bisa mencapai Rp10 miliar.
"Masak satu GOR sampe Rp10 miliar setahun. Kamu kebayang nggak? Buat Suku Dinas kesehatan aja yang nggak perlu kita potong Rp5-6 miliar setahun," jelas Ahok.
Untuk kasus dugaan praktik pungli di GOR Ciracas, Ahok mengaku akan mempelajarinya terlebih dahulu. Apabila terbukti ada PNS atau pejabat di DKI yang bermain, maka mantan Bupati Belitung Timur ini tidak segan untuk mencopot mereka.
"Saya akan pelajari dulu. Memang kita akan copot banyak orang," kata Ahok.
Ketika ditanya apakah juga akan mencopot Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Firmansyah terkait adanya pungli dan anggaran yang tidak masuk akal untuk tahun 2016, Ahok hanya menjawab tidak menutup kemungkinan hal itu bisa terjadi.
"Mungkin (juga akan kita copot hari Jumat)," kata Ahok.
Berdasarkan laporan dari masyarakat menurut ICW di GOR Ciracas ditemukan retribusi tak resmi alias pungli di tempat itu. Peningkatan retribusi menjadi naik drastis 300 persen gara-gara pungli.
"Indonesia Corruption Watch menerima laporan masyarakat terkait dengan tindakan oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Gelanggang Olahraga Ciracas, Jakarta Timur yang diduga memungut retribusi secara tidak resmi atau Pungutan liar (Pungli) yang tidak sesuai Perda DKI Jakarta Nomor 3 Tahun 2012 tentang Retribusi Daerah," kata aktivis ICW Emerson Yuntho kemarin.
Untuk kepentingan olahraga dalam temuan ICW misal penggunaan kegiatan fasilitas GOR Ciracas secara rutin delapan kali per bulan biaya retribusi resmi yang seharusnya dibayarkan adalah Rp200 ribu namun ditagih oleh oknum PNS DKI sebesar Rp500-600 ribu.
Komentar
Berita Terkait
-
Titip Pesan ke Ahok Lewat Veronica Tan, Pramono Anung: Urusan Sumber Waras Sudah Beres
-
Eks Dirut Pertamina Soal Kesaksian Ahok: Buka Tabir Korupi LNG
-
Ahok Adu Mulut dengan Pengacara Kasus LNG, Hakim Sampai Harus Turun Tangan
-
Ahok Ngamuk di Sidang Korupsi LNG Pertamina: Saya Paling Benci Korupsi, Akan Saya Sikat!
-
Blak-blakan di Sidang, Ahok Cium Upaya 'Sembunyikan' Rugi Pengadaan LNG Pertamina ke Cucu Perusahaan
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis
-
Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!
-
Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran
-
Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris
-
Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah
-
Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya
-
Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?
-
Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba