Suara.com - Dinas Kesehatan Kota Bekasi akan konferensi pers awal pekan depan untuk untuk menjelaskan hasil investigasi penyebab kematian Falya Raafani Blegur (15 bulan) di Rumah Sakit Awal Bros. Falya diduga menjadi korban malpraktik lewat pemberian antibiotik di rumah sakit tersebut.
"Senin pagi dinkes mau konferensi pers pukul 09.00. Kemarin sudah lapor saya. Sesudah apel, saya bilang langsung konpres," ujar Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi di gedung DPRD Kota Bekasi, Jumat (27/11/2015).
Seperti diketahui, selama ini Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi Anne Nurchandrani bungkam setiap kali diminta merespon kasus RS Awal Bros.
Rahmat mengatakan tidak mengundang manajemen RS Awal Bros dalam konferensi pers awal pekan mendatang.
"Nggak usah. Yang penting kan sudah ada laporannya," katanya.
Keluarga almarhumah Falya melaporkan dokter berinisial YWA yang berpraktik di Rumah Sakit Awal Bros ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu Polda Metro Jaya. Keluarga menduga Falya menjadi korban malpraktik setelah dirawat di rumah sakit yang terletak di Jalan KH. Noer Ali.
Falya dirawat di rumah sakit mulai Rabu (28/10/2015). Dia meninggal di RS Awal Bros pada Minggu (1/11/2015). Keluarga mengatakan sebelum diberi antibiotik oleh dokter, Falya sudah mulai sehat. Keluarga Falya menduga pemberian antibiotik tersebut tidak sesuai prosedur.
Dokter YWA dilaporkan atas dugaan pelanggaran Pasal 359 KUHP dan UU Kesehatan yang mengakibatkan orang meninggal dunia. Nomor laporan Polda Metro Jaya LP/4829/X/2015/PMJ/Ditreskrimsus.
Setelah rapat dengan komite medis, Komisi D DPRD belum lama ini menyimpulkan semua tindakan RS Awal Bros terhadap Falya memenuhi standar operasional prosedur.
Tapi kesimpulan tersebut tidak mempengaruhi proses penanganan kasus di Polda Metro Jaya. Pagi tadi, penyidik membongkar makam jenazah Falya di Kranji, Kota Bekasi, untuk mencari bukti forensik terkait dugaan menjadi korban malpraktik. Dalam sepuluh atau 12 hari ke depan, hasilnya akan ketahuan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
Terkini
-
Novel Kisah Pi: Perjuangan Bertahan Hidup Bersama Harimau di Tengah Laut
-
Anti-Geser! 4 Chemical Sunscreen Lokal yang Nyaman Dipakai di Bawah Makeup
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Filosofi STY Bertemu Transformasi Bank Jakarta, Persija Bidik Juara Liga 1
-
Jalur Kematian Orang Indo! Belanda Didesak Sejarah Gelap Kolonial Masuk Kurikulum
-
Detik-detik Kebakaran Mobil Merambat ke Tempat Pengisian BBM di Bogor
-
Riau Sumbang 198 Hotspot, Karhutla di 3 Wilayah Capai 124 Hektare
-
4 OOTD Vacation Chic ala Yeri Red Velvet, Nyaman dan Tetap Stylish!
-
Dipanggil KPK soal Kasus Bansos Beras, Rudy Tanoe Minta Pemeriksaan Diundur
-
Gaet 35 Ribu Fans, aespa Sukses Buka Tur Konser SYNK: COMPLaeXITY di Seoul