Suara.com - Pengamat komunikasi politik Tjipta Lesmana menilai Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sedang kena batunya sendiri. Tjipta merujuk kasus pembelian lahan untuk pembangunan Rumah Sakit Sumber Waras, Grogol, Jakarta Barat, yang sekarang ditangani BPK dan KPK.
"Ini kali, kemungkinan (Ahok) kena batunya," kata Tjipta usai diskusi di Restoran Dua Nyonya, Cikini, Jakarta, Minggu (29/11/2015).
Senin (23/11/2015) lalu, Ahok diperiksa BPK terkait kasus pembelian lahan Rumah Sakit Sumber Waras yang menurut BPK DKI Jakarta merugikan negara sebesar Rp191 miliar.
Tjipta juga menyoroti sikap Ahok setelah BPK melakukan audit anggaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk pembelian lahan Rumah Sakit Sumber Waras. Tjipta menyebut respon Ahok aneh.
"Semua instansi, kalau keluar audit dari BPK, semua, menerima kecuali Ahok yang super aneh. Langsung dia tuding ketua BPK 'ada apa nih?'," kata dia.
Meski mengritik gaya komunikasi Ahok, Tjipta mengakui kepemimpinan Ahok termasuk berani.
"Dia berani, dan tegas, sampai hari ini," kata dia.
Selain memeriksa Ahok, BPK juga telah memeriksa Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah, mantan Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah, Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah, mantan Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Kesehatan, termasuk mantan Ketua DPRD DKI Jakarta Ferrial Sofyan.
Saat ini, KPK tengah menunggu hasil audit investigasi BPK yang rencananya akan diserahkan Desember 2015.
BERITA MENARIK LAINNYA:
Heboh, Warga Bogor Temukan Ikan Monster
Sedang Bikin Video, Pembelot Suriah Ini Tewas Dirudal
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kapolri Sebut Penguatan Kompolnas Cukup Masuk di Revisi UU Polri, Tak Perlu UU Baru
-
Ahli Psikologi TNI Bongkar Profil 4 Penyiram Air Keras Andrie Yunus: Kemampuan Analisa Rendah
-
Buntut Kematian Dokter Myta, Kemenkes Tunda Internship di Puskesmas dan RSUD Kuala Tungkal
-
'Nak Keluar Sayang', Noel Minta Putrinya yang Berseragam Sekolah Keluar Sidang karena Ditegur Hakim
-
7,36 Persen Warga Indonesia Tanpa Air Bersih, Teknologi Ini Jadi Harapan Baru?
-
Kasus Dokter Internship Meninggal, Menkes Minta Audit Medis Tindakan RS
-
Maut Mengintai di Balik 'Jalan Pintas', 57 Nyawa Melayang Sia-sia di Jalur Kereta Daop 1 Jakarta
-
Eks Wamenaker Noel Ngaku 'Gak Tahu' Terima Ducati Harus Lapor KPK: Saya Menyesal Banget
-
ICW Laporkan Dugaan Korupsi Sertifikat Halal Rp49,5 Miliar di Badan Gizi Nasional ke KPK
-
Bantah Minta Ducati ke Irivan Bobby, Eks Wamenaker Noel: Saya Nggak Hobi, Motornya Malah Bikin Jatuh