Tuntut Setya Novanto Mundur
Presiden Direktur PT. Freeport Indonesia Maroef Sjamsoeddin diminta menunjukan pernyataan Ketua DPR Setya Novanto yang meminta jatah saham PT. Freeport.
Dalam persidangan yang digelar MKD, Maroef menerangkan, Setya tidak meminta secara langsung, tapi menegaskan pernyataan Pengusaha Reza Chalid yang meminta jatah saham.
Hal itu dia tunjukan dalam transkip rekaman yang menjadi alat bukti dalam kasus ini. Maroef diperiksa sebagai orang yang merekam perbincangannya, Setya dan Reza.
"Kalau didengar rekamannya secara utuh, meski yang mengatakan Pak Reza, tetapi yang mengondisikan, merespon dan memberikan penekatan adalah Pak SN (Setya Novanto)," kata Maroef dalam sidang, Kamis (3/12/2015).
Pernyataan ini menjawab pertanyaan Anggota MKD dari Fraksi Golkar Adies Kadir. Kadir menanyakan Maroef tentang bagian mana di dalam transkip perbincangan itu yang menegaskan bila Setya meminta jatah saham PT. Freeport Indonesia sebesar 20 persen.
"Yang mengatakan itu MR (Muhammad Riza Chalid)," tegas Maroef.
Pertanyaan yang sama juga ditanyakan oleh Anggota MKD dari Fraksi Golkar lainnya, Ridwan Bae. Di sesi setelah Adies, Ridwan mempertegas adanya tudingan soal Setya yang meminta jatah saham.
"Pernah dengar bahwa Novanto minta saham?" tanya Ridwan.
"Sebagaimana rekaman, itu adalah saudara MR (Muhammad Reza Chalid)," jawab Maroef.
"Bukan Novanto?" tanya Ridwan lagi.
"Bukan," jawab singkat Maroef.
Tag
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
Penasaran Harta Terbaru Prabowo-Gibran? KPK: Sudah Lapor dan Bisa Dicek Publik!
-
Dapat Semangat Prabowo, Mahasiswa Indonesia di Korea: Memotivasi Saya Berkontribusi bagi Indonesia
-
Modal Uang Print Biasa, Begini Cara Dukun Gadungan Mahfud Jerat Korban Penggandaan Uang di Bogor
-
KPK Tetapkan 2 Pengusaha Tersangka Kasus Haji, Bantahan Gus Yaqut di Ujung Tanduk?
-
DJKI dan BRIN Dorong UMKM Bali Lindungi Kekayaan Intelektual
-
Disaksikan Pemiliknya, KPK Geledah Rumah Ono Surono Terkait Skandal Proyek di Pemkab Bekasi
-
Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Guru Besar UI: Indonesia Tak Bisa Gugat Langsung, Harus Lewat PBB
-
Terima Aduan Kasus Pelecehan Seksual Mandek Setahun, Anggota DPR Bakal Minta Penjelasan APH
-
Terkuak! Ini Alasan Polisi Periksa Karni Ilyas Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi
-
Trump: AS Akan Keluar dari NATO! PM Inggris Balas 'Bodo Amat'