Suara.com - Rapat Paripurna yang sedianya digelar pagi ini pada hari ini, Selasa (8/12/2015) pukul 10.00 WIB ditunda hingga nanti malam pukul 19.00 WIB. Menanggapi penundaan tersebut, anggota Komisi III dari Fraksi Golkar Bambang Soesatyo menduga ada yang mencurigakan.
"Paripurna pagi ini tiba-tiba dibatalkan oleh pimpinan DPR secara sepihak. Katanya ditunda nanti malam jam 19.00 WIB. Tapi saya membaca gelagatnya nanti malam pun mereka akan tunda lagi. Saya menduga pimpinan DPR lagi-lagi memainkan 'politik saling kunci' yang tidak terpuji itu. Saya tidak tahu apa maksud dan tujuannya," kata Bambang dalam pesan massalnya, Jakarta, Selasa (8/12/2015).
Dia menduga, penundaan paripurna ini merupakan cara-cara yang mencerminkan kepemimpinan yang tidak bertanggung jawab. Menurutnya, hal ini menghambat kerja legislasi DPR yang dalam satu tahun ini hanya mampu melahirkan 1 undang-undang dari sekian banyak RUU yg ada dalan prolegnas 2015.
"Ini memprihatinkan," kata Bambang.
Sedianya, ada dua agenda yang akan dibahas dalam rapat paripurna kali ini, yaitu RUU tentang pengampunan Pajak dan revisi UU nomor 30/2002 tentang KPK untuk prioritas Prolegnas Tahun 2015.
Berita Terkait
-
Prabowo Paparkan Arah Ekonomi dan RAPBN 2027 di Sidang Paripurna DPR
-
Besok Prabowo Hadiri Sidang Paripurna DPR, Ini Agendanya
-
Bamsoet Kenalkan Buku Prabowo: Politik Akal Sehat Tanpa Panggung, Ungkap Sikap Ekonomi-Politik
-
Bamsoet Sebut Prabowo Ogah Punya Lawan, Singgung Tom Lembong dan Hasto Kristiyanto
-
Sidang Paripurna, DPR Sepakat Polri Berada di Bawah Presiden
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
10 Momen Kece yang Wajib Kamu Tahu sebelum Nonton Spider-Man: Brand New Day
-
2 Rekomendasi Cushion Hanasui untuk Kulit Berminyak Sesuai Klaim dan Review Pembeli
-
Prabowo Pilih Destry Jadi Calon Tunggal Gubernur BI, Airlangga Blak-blakan di Balik Keputusan Ini?
-
Review House of the Dragon Season 3: Hancurnya Moralitas Para Penguasa!
-
Sungai Musi Surut! Tinggi Muka Air Kini Cuma 0,88 Meter
-
Sungai Musi Surut! Tinggi Muka Air Kini Cuma 0,88 Meter
-
Pasokan Semen Aceh Tertekan, SIG Perkuat Pabrik dan Distribusi
-
Karhutla 200 Hektare di OKI Belum Sepenuhnya Padam, Tim Kejar Ekor Api
-
Bukan Sekadar Jumpscare, Aghniny Haque Ungkap Horor Berbeda di "Bisikan Desa Gringsing"
-
Tak Berkutik! WN Nigeria Pembunuh Yonkeu Ferdinand di Pasar Baru Ditangkap 15 Menit Setelah Kejadian