Suara.com - Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Audie Latuheru memastikan benda mencurigakan di area ITC Fatmawati, Jakarta Selatan, tepatnya di Komplek Ruko Duta Mas Fatmawati bukan bom. Benda yang sempat menggegerkan itu hanya berupa power supply.
"Terkait penemuan benda yang dicurigai sebagai bom, setelah kami lakukan penyelidikan, sudah diteliti Tim Gegana, dan dinyatakan itu bukan bom atau bahan peledak," kata Audie di ITC Fatmawati, Jakarta Selatan, Rabu (9/12/2015).
"Secara fisik, bisa kami lihat itu adalah power supply, ada dua batere kering yang jadi satu. Tapi nanti akan kami teliti itu alat apa agar kami mendapatkan jawaban yang lebih jelas. Tapi sudah bisa dipastikan itu bukan bom," jelasnya.
Walaupun sudah dipastikan bukan bom, pihak kepolisian tetap akan melakukan penyelidikan agar hal serupa tidak dapat terulang.
"Ditemukan di dalam ATM, kemudian itu dicurigai (bom), lalu satpam memindahkan kotak itu, ditaruh di luar, jauhi bangunan," katanya.
Pihak kepolisian juga akan mencari tahu siapa pemilik kotak kardus berwarna coklat ukuran 30x45 ini. "Yang menaruh sedang kami selidiki siapa yang menaruh," katanya.
"Apakah ada teror sebelumnya, tidak ada teror. Cuma ditemukan ada kotak dicurigai, sepertinya asing ditaruh disitu. Satpam yang menemukan," sambungnya.
Untuk diketahui, sebelumnya benda mencurigakan yang diduga bom ini ditemukan sekitar pukul 13.30 WIB ditemukan oleh security. Benda tersebut terbungkus kardus warna coklat di sebuah ATM BII ITC Fatmawati.
Sampai saat ini tim gegana dari Polda Metro Jaya juga telah meninggalkan lokasi dan selanjutnya barang bukti dibawa ke Polsek Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
WNI Terlibat Jaringan Scam di Kamboja, Anggota Komisi XIII DPR: Penanganan Negara Harus Berbasis HAM
-
Ahmad Ali PSI Luruskan Tafsir Podcast: Gibran Adalah Wapres Potensial, Bukan Lawan Politik Prabowo
-
Dittipideksus Bareskrim Sita Dokumen hingga Data Transaksi dari Penggeledahan PT DSI
-
Pakar Hukum Desak RUU Perampasan Aset Disahkan pada 2026
-
PDIP Gelar Natal Nasional Bersama Warga Terdampak Bencana: Berbagi Pengharapan dan Sukacita
-
DVI Tuntaskan Identifikasi Korban Pesawat ATR 42-500, Seluruh Nama Sesuai Manifest
-
Angin Kencang Terjang Kupang, 25 Rumah Warga Rusak dan Timbulkan Korban Luka
-
Akademisi UI Ingatkan Risiko Politik Luar Negeri RI Usai Gabung Dewan Perdamaian Gaza
-
PSI Percayakan Bali kepada I Wayan Suyasa Eks Golkar, Kaesang Titipkan Harapan Besar
-
Cegah Stres di Pengungsian, KDM Siapkan Rp10 Juta per KK untuk Korban Longsor Cisarua