Suara.com - Calon pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok nomor urut dua, Mohammad Idris-Pradi Supriatna mengklaim memenangkan perolehan suara versi hitung cepat. Mereka meraih 61,85 persen suara, unggul jauh dari lawannya yang cuma mendapatkan 38,15 persen.
"Kami dapatkan hasil quick count tim internal, real count 100 persen pada sekitar pukul 15.30 WIB, angkanya 38,15 persen untuk Nomor urut satu, dan pasangan urut dua 61,85 persen," kata Ketua Tim pemenangan Idris-Pradi, Nuroji yang ditemui di posko kemenangan di Betawie Ngoempoel jalan raya tanah baru, 74 kelurahan tanah baru, Kecamatan Beji, Depok, Jawa Barat, RRabu (9/12/2015).
Nuroji menambahkan, selain dari data internal, kemenangan Idris-Pradi juga diperkuat oleh hasil hitung cepat lembaga survei Cyrus.
"Hasil pemungutan Cyruys menyebutkan suara 39,2 persen untuk pasangan urut satu dan 60,8 pasangan nomor urut dua dan juga Kompas tv tidak jauh beda, 39 persen untuk nomor Urut satu dan 61 persen untuk nomor urut dua ," kata Nuroji
Lebih lanjut Nuroji mengatakan bahwa kemenangan ini dipersembahkan untuk masyarakat Depok. "Kami bicara berdasarkan fakta, kami tidak berani mengkalim menang 100 persen, kemenangan ini untuk masyarakat Depok," kata Nuroji.
Sementara itu, Idris yang menyikapi kemenangannya mengatakan bahwa raihan ini merupakan sebuah kepercayaan yang diamanatkan warga Depok kepadanya.
"Kami ucapkan terima kasih tim sukses, partai pengusung dan pendukung, aparat keamanan dan kepolisian, menjaga proses pemilihan ini," kata Idris.
"Sesuai hasil quick count dan real count, ini sebuah kepercayaan masyarakat dan kami ucapkan ribuan terima kasih kepada masyarakat yang memilih kami," lanjutnya.
Pada kesempatan itu, Idris juga meminta kepada seluruh relawan untuk menjaga keamanan dan tidak terpancing isu negatif.
"Tidak terprovokasi dengan isu-isu yang terjadi, kondisi aman kita harapkan terealisasi," kata Idris
"Kami akan melakukan pendampingan dan pengawasan, sampai penetapan KPUD, biasanya hasil rc dan qc tidak jauh berbeda sampai pada penetapan nanti," kata Idris.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Mensesneg Bocorkan Jadwal Pelantikan Hakim MK Baru Adies Kadir
-
PM Australia Anthony Albanese ke Jakarta Besok, Cek 8 Ruas Jalan yang Kena Rekayasa Lalin
-
BPJS PBI Dinonaktifkan Tanpa Pemberitahuan, Puluhan Pasien Cuci Darah Jadi Korban Ditolak RS
-
Bocah 10 Tahun di Ngada Bunuh Diri, Menteri PPPA Sentil Kerapuhan Sistem Perlindungan Anak Daerah
-
Istana Buka Suara soal Siswa SD Akhiri Hidup di NTT
-
Momen Langka di Abu Dhabi, Kala Prananda Prabowo Jadi Fotografer Dadakan Megawati
-
Haris Rusly Moti: Strategi Multi-alignment, Manuver Cerdas Prabowo untuk Palestina Merdeka
-
Anak Buah Terjaring OTT KPK, Menkeu Purbaya: Kenapa Terpukul? Ini Titik Masuk Perbaikan