Suara.com - Seorang driver Gojek, Asep Yuditia, 23, terpaksa meringkuk di dalam jeruji besi lantaran mencuri ponsel milik Lurah Petogogan. Pelaku juga menderita luka lebam akibat dipukuli oleh rekan sesama driver Gojek.
Kepala satuan unit IV Resor kriminal Polisi sektor Metro Kebayoran Baru Ipda Gatot mengatakan bahwa kejadian bermula saat korban tengah memotret kegiatan kerja bakti dengan handphone-nya. Pelaku, yang kebetulan melintas area tersebut, langsung menjabret handphone milik korban.
"Korban langsung teriak minta tolong. Warga sekitar yang sedang berkerumun langsung mengejar pelaku. Pelaku yang juga panik, langsung terjatuh dari motornya, kata Gatot di Polsek Metro Kebayoran Baru, Jalan Kyai Tapa, Jakarta Selatan, Jumat (11/12/2015).
Gatot menambahkan, saat pelaku dikeroyok warga, muncul sejumlah driver Gojek. Begitu mengetahui rekannya terlibat penjambretan, para driver Gojek pun turut memukuli pelaku hingga semakin babak belur.
Akibat perbuatannya, pelaku dijerat pasal 365 KUHP tentang pencurian, dengan ancaman hukuman sembilan tahun bui.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- 5 Mobil Bekas 80 Jutaan dengan Pajak Murah, Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
-
Bursa Saham Indonesia Tidak Siap? BEI Klarifikasi Masalah Data yang Diminta MSCI
-
Menperin Pastikan Industri Susu Nasional Kecipratan Proyek MBG
-
MSCI Melihat 'Bandit' di Pasar Saham RI?
-
Harga Emas di Palembang Nyaris Rp17 Juta per Suku, Warga Menunda Membeli
Terkini
-
Drama London: Paspampres Klarifikasi Soal Halangi Jurnalis Saat Kawal Presiden Prabowo
-
Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
-
Curhat Pimpinan KPK ke DPR: Alat Kurang Canggih Jadi Hambatan Utama OTT
-
Animo Tinggi, PDIP Minta Kemensos 'Gaspol' Bangun Sekolah Rakyat
-
PSI: Polri Harus Tetap di Bawah Presiden, Bukan Jadi Kementerian
-
KND Kawal Hak Atlet Disabilitas, Kontingen Indonesia Raih 135 Emas di ASEAN Para Games 2025
-
Ketua DPRD DKI Kawal Janji Pramono Lepas Saham Perusahaan Bir, Kaji Opsi Tukar Guling
-
Jadi Ipar Presiden RI, Soedradjad Djiwandono Ngaku Kudu Hati-hati Komentari Masalah Dalam Negeri
-
Kali Ciliwung Meluap, 11 RT di Jakarta Terendam Banjir
-
'Awal Tahun yang Sempurna', Daftar 4 Kritik Adian Napitupulu Terhadap Pemerintahan Prabowo