Suara.com - Jambret berjimat tasbih dan kembang tujuh rupa, Saifudin alias Udin (41), mengaku melakukan aksi kejahatan demi membayar cicilan sepeda motor Satria FU nomor polisi B 6844 PEZ. Kredit sepeda motornya sebenarnya tinggal dua bulan lagi, sayang kini dia meringkuk di hotel prodeo Polsek Jatinegara, Jakarta Timur.
Udin dibekuk dan dipukuli massa usai menjambret dompet dan ponsel milik warga bernama Poetry Elvira (49) sekitar pukul 16.30 WIB tadi di Jalan Basuki Rahmat, Jakarta Timur.
Kepada polisi, dia melas-melas. Dia bilang terpaksa melakukan kejahatan karena ajakan kawan.
"Diajak sama teman saya pak, soalnya saya lagi butuh duit buat bayar cicilan kredit (motor) yang belum saya bayar," kata Udin kepada petugas polisi di Markas Polisi Sektor Jatinegara, Rabu (11/11/2015).
Kapolsek Jatinegara Komisaris Polisi Suwanda mengatakan Udin tidak beraksi sendirian. Dia bekerjasama dengan dua rekan yang sekarang masih buron.
Modus operandi mereka dengan berpura-pura mendekati mobil korban yang tengah berjalan. Setelah itu, mereka meneriaki korban untuk memberitahu ban mobil kempes.
"Pelaku meneriaki ke korban, kalau bannya kempes. Saat itu, dua temannya langsung masuk ke dalam mobil korban dan mengambil dompet sama ponsel ketika korban keluar dari mobilnya untuk melihat bannya," kata Suwanda.
Kasus ini masih dalam pengembangan. Saat ini, Udin masih diperiksa di Polsek Jatinegara. (Nur Habibie)
Tag
Berita Terkait
-
Bela Diri vs Kelalaian: Mengurai Kasus Suami Lawan Jambret di Sleman Jadi Tersangka
-
Kasus Suami Bela Istri Jadi Tersangka, Dua Belah Pihak Sepakat Tempuh Restorative Justice
-
Kasus Suami Jadi Tersangka Usai Bela Istri dari Jambret di Sleman, Ini Kronologi Versi Polisi
-
Bela Istri dari Jambret, Suami di Sleman Jadi Tersangka: Pakar Ungkap Titik Kritis Pembuktiannya
-
Begundal Kambuhan, Penjambret Sikat iPhone 16 di Kelapa Gading Baru Sebulan Keluar Lapas
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- 5 Mobil Bekas 80 Jutaan dengan Pajak Murah, Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
-
Bursa Saham Indonesia Tidak Siap? BEI Klarifikasi Masalah Data yang Diminta MSCI
-
Menperin Pastikan Industri Susu Nasional Kecipratan Proyek MBG
-
MSCI Melihat 'Bandit' di Pasar Saham RI?
-
Harga Emas di Palembang Nyaris Rp17 Juta per Suku, Warga Menunda Membeli
Terkini
-
Drama London: Paspampres Klarifikasi Soal Halangi Jurnalis Saat Kawal Presiden Prabowo
-
Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
-
Curhat Pimpinan KPK ke DPR: Alat Kurang Canggih Jadi Hambatan Utama OTT
-
Animo Tinggi, PDIP Minta Kemensos 'Gaspol' Bangun Sekolah Rakyat
-
PSI: Polri Harus Tetap di Bawah Presiden, Bukan Jadi Kementerian
-
KND Kawal Hak Atlet Disabilitas, Kontingen Indonesia Raih 135 Emas di ASEAN Para Games 2025
-
Ketua DPRD DKI Kawal Janji Pramono Lepas Saham Perusahaan Bir, Kaji Opsi Tukar Guling
-
Jadi Ipar Presiden RI, Soedradjad Djiwandono Ngaku Kudu Hati-hati Komentari Masalah Dalam Negeri
-
Kali Ciliwung Meluap, 11 RT di Jakarta Terendam Banjir
-
'Awal Tahun yang Sempurna', Daftar 4 Kritik Adian Napitupulu Terhadap Pemerintahan Prabowo