Suara.com - Pimpinan Badan Anggaran DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik mengatakan nota kesepahaman atau memorandum of understanding Kebijakan Umum Anggaran Plafon Prioritas Anggaran Sementara 2016 antara Banggar dengan Tim Anggaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan diteken.
"Kemungkinan sore penandatanganannya, siang sampai sore penelitian akhir KUA-PPAS 2016," kata Taufik melalui pesan singkat kepada wartawan, Senin (14/12/2015).
Taufik menjelaskan dalam pembahasan anggaran Satuan Kerja Perangkat Daerah yang dilakukan beberapa waktu yang lalu ditemukan adanya pengajuan anggaran yang nilai dan peruntukannya tak masuk akal. Usulan tersebut, saat ini sudah dicoret dewan.
Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengatakan MoU KUA-PPAS 2016 kemungkinan besar dilakukan hari ini. Selanjutnya, Selasa (15/12/2015), akan digelar rapat paripurna Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah 2016.
"Harusnya iya (MoU hari ini). Besok paripurna kok," kata Ahok.
Sebelumnya, rancangan APBD 2016 terlambat diajukan pemerintah Jakarta kepada Kementerian Dalam Negeri karena Ahok menyisir usulan anggaran lebih dahulu. Draft tersebut seharusnya diserahkan pada 30 November 2015.
Rancangan anggaran ditargetkan diserahkan ke Kemendagri pada 21 Desember 2015.
Tag
Berita Terkait
-
Rapat Anggaran Tertutup, Ahok Minta Warga Jangan Khawatir
-
Demi APBD DKI 2016, Kunker Dewan Baru Bisa 28 Desember
-
Hasil Menyisir Anggaran di SKPD, Ahok Klaim Hemat Rp4 Triliunan
-
Pembahasan Revisi KUA-PPAS DKI Ditargetkan Kelar Medio Desember
-
Pakai Auditor Independen, Ketua DPRD DKI Tak Mau Dipanggil KPK
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli