Suara.com - Presiden AS Barack Obama menyatakan perlu usaha lebih dari dunia untuk melawan kelompok radikal ISIS di Irak dan Suriah. Dia mengatakan sekutunya perlu meningkatkan kontribusi militer untuk menghancurkan ISIS.
Hal itu dikatakan Obama dalam wawancaranya dengan wartawan di Pentagon. Obama mengaku sudah mengirimankan Menteri Pertahanan Ash Carter ke Timur Tengah untuk mengamankan lebih banyak bantuan militer dari negara-negara mitra dalam memerangi ISIS.
"Ini terus menjadi pertarungan yang sulit. Kami menyadari bahwa kemajuan perlu terus datang dan dipercepat," katanya.
Obama menjelaskan jika saat ini ISIS banyak kehilanhan wilayahnya untuk beroperasi. Sebab militer AS, Perancis dan negara sekutu mereka berhasil merebut lahan yang diduduki ISIS.
"Pemimpin ISIS tidak dapat menyembunyikan dan pesan berikutnya ke mereka adalah sederhana: 'Anda berikutnya,'" kata Obama.
Bahkan menurut Obama, ISIS saat ini menargetkan tanker minyak, sumur dan kilang.
"Kami perangi ISIS lebih keras dari sebelumnya," katanya. (Reuters)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR
-
Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar
-
Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang
-
Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel
-
Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu
-
Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat
-
Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini
-
Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding
-
Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah
-
PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana