Suara.com - Siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Lovassy Lszlodi kota Veszprem, sekitar 130Km arah barat dari kota Budapest, Hungaria dengan antusias belajar pengenalan Bahasa Indonesia dari Zoltan Paldi, mantan penerima beasiswa Darmasiswa dari Pemerintah RI yang belajar di Indonesia selama satu tahun.
Sebenarnya kalian telah menggunakan bahasa Indonesia tanpa disadari ketika mengucapkan kata orangutan artinya adalah "forest man" sesuai dengan keberadaan makhluk seperti manusia yang berada di hutan, ujar Zoltan Paldi, yang mendapatkan sambutan dari siswa dan staf pengajar yang mendengar penjelasan tersebut.
Pensosbud, KBRI Budapest, Yudhi Gunawan kepada Antara London Selasa (15/12/2015) mengatakan pengenalan Bahasa Indonesia merupakan rangkaian program Road Map KBRI Budapest, "Indonesia Goes to School," yang dipimpin Dubes RI untuk Hongaria, Wening Esthyprobo.
Dubes menjelaskan bahasa Indonesia bahasa yang sangat penting di kawasan Asia Tenggara karena digunakan lebih dari 300 juta jiwa selain oleh Indonesia juga warga Malaysia dan Singapura yang memiliki kemiripan dengan bahasa Indonesia serta sekitar 1,2 juta penduduk Timor Leste menggunakan bahasa Indonesia sebagai salah satu bahasa pergaulannya.
Dikatakannya Indonesia merupakan negara kepulauan yang memiliki keanekaragaman baik budaya, bahasa maupun adat istiadat yang menjadikan Indonesia sebagai mutiara dari khatulistiwa.
Untuk itu Dubes mengajak siswa dan staf pengajar berwisata ke Indonesia dalam liburan musim panas tahun depan bersama orang tua dan keluarganya.
Sementara itu Direktur Lovassy Lszlo, Mr. Schultz Zoltan menyampaikan penghargaan dan terima kasih atas kunjungan tim budaya KBRI Budapest yang memperkenalkan Indonesia secara utuh walaupun hanya sebagian kecil dari adat istiadat yang ada di Indonesia.
Kegiatan ini sangatlah bermanfaat bagi para siswa sehingga diharapkan akan ada program lanjutan berikutnya, ujarnya.
Menurut Schultz Zoltan, sebagai sekolah lanjutan terbaik ke-4 di Hongaria, program yang diselenggarakan KBRI Budapest dapat memperkaya khasanah dan wawasan siswa siswi dan staf pengajar.
Salah satu pelajar mengakui kurang mengenal Indonesia, ada informasi kegiatan Indonesia Goes to School KBRI Budapest ke sekolahnya membuat ia mencari tahu di internet dan ternyata Indonesia.
KBRI Budapest juga menampilkan pertunjukan gamelan Jawa, Rindik Bali, musik keroncong, tarian tradisional, presentasi mengenai Indonesia dan pengenalan Bahasa Indonesia.
Kegiatan ditutup dengan menari bersama, tarian dari Nusa Tenggara Timur, Gemu Fa Mi Re yang mendapatkan sambutan luar biasa dari siswa-siswi dan staf pengajar. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Rangkul Homeless Media, Bakom Perkenalkan Mitra Baru New Media Forum
-
Kasus PRT Loncat dari Lantai 4, Polisi Tetapkan Pengacara Adriel Viari Purba Tersangka
-
Polisi Tetapkan 3 Tersangka Kasus 'Majikan Sadis' di Benhil, Ini Perannya!
-
Pemilik Blueray Cargo Didakwa Suap Rp61,3 Miliar ke Pejabat Bea Cukai demi Loloskan Barang Impor
-
Wamendagri Ribka Haluk Dorong Peran Perempuan Usai Raih Penghargaan
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Sinergi Pusat dan Daerah untuk Hadapi Tantangan Global
-
Anggota Komisi III DPR Dukung RUU Polri Atur Jabatan Polisi di Luar Institusi Dibatasi: Supaya Jelas
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Pemerintah Telah Salurkan Dana Rp 10,65 Triliun untuk Kebut Rehabilitasi Pascabencana Sumatera
-
Kabar Gembira! Pajak Kendaraan Listrik di Jakarta Tetap Nol Rupiah, Ini 5 Fakta Terbarunya