Suara.com - Pesawat yang membawa pengungsi Suriah untuk pertama kalinya mendarat di Toronto, Kanada, hari Kamis pekan lalu. Ada yang menarik dalam acara penyambutan, di mana sebuah grup vokal menyanyikan lagu tradisional Arab, 'Tala'al-Badru 'Alayna' untuk menyambut kedatangan para pengungsi.
Kedatangan para pengungsi disambut hangat oleh Kanada. Lansiran Independent, Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau bahkan turun tangan menyambut 163 pengungsi Suriah yang datang dari Beirut, Lebanon. Trudeau turut membagikan selimut hangat kepada para pengungsi.
Sambuatan hangat ternyata tak cuma datang dari pemerintah. Sekelompok grup vokal yang terdiri atas anak-anak menyanyikan sebuah lagu tradisional Arab berjudul 'Tala'al-Badru 'Alayna'. 'Tala'al-Badru 'Alayna', yang berisi sambutan serta harapan itu merupakan salah satu lagu paling tua dalam Islam. Lagu ini dinyanyikan oleh para kaum Ansar, menyambut Nabi Muhammad (SAW) yang mencari perlindungan di Kota Madinah.
Penampilan grup vokal yang menyanyikan lagu indah tersebut muncul dalam sebuah video. Video tersebut kemudian beredar luas di dunia maya dengan judul 'Welcome to Canada Syrian Refugees". Mereka yang melihat video tersebut melontarkan beragam komentar positif.
"Hal terbaik yang saya lihat di Youtube hari ini, melihat sebuah negara, pemerintahan, dan anak-anak yang lebih manusiawi dari negara lainnya... ide untuk menyanyikan sebuah lagu Islam klasik untuk menyatakan selamat datang adalah sesuatu yang luar biasa. Terima kasih Kanada, berilah pelajaran kepada tetanggamu!" kata seorang pengguna Youtube.
"Saya seorang Arab, video ini membuat saya meneteskan air mata. Saya tidak pernah menangis selama ini. Terima kasih Kanada. Orang-orang yang baik. Saya jadi membenci pemerintahan saya sendiri sekarang. Tetapi terima kasih," komentar lainnya.
Sementara itu, seperti dilansir Reuters, pesawat kedua yang membawa pengungsi Suriah tiba di Montreal, Kanada, hari Sabtu (12/12/2015). Hingga akhir tahun, diperkirakan akan ada 10.000 pengungsi yang sampai ke Kanada, dan 15.000 pada akhir bulan Februari. Pemerintah Kanada berjanji akan menampung 25.000 pengungsi asal Suriah. (
Berita Terkait
-
Cedera Patah Kaki di Piala Dunia 2026, Ismael Kone Kirim Pesan Menyentuh: Allah Punya Rencana Indah
-
Pelatih Kanada: Saya Bisa Dengar Tulangnya Patah
-
Didikan John Herdman, Striker Kanada Jonathan David Cetak Hattrick di Piala Dunia 2026
-
Pemain Kanada yang Cedera Horor Ternyata Rekan Jay Idzes di Sassuolo
-
Fakta Menarik Eks Tim John Herdman Bantai Qatar 6-0 di Piala Dunia 2026, Jonathan David Menggila!
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026
-
Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki
-
Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia
-
Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan
-
Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi
-
Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa
-
Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno