Suara.com - Tersangka pemimpin komplotan perampok penumpang angkutan umum di Jakarta Timur, Ompong Sihombing, ditembak anggota polisi sebelum akhirnya dibekuk.
Setelah dibawa ke kantor polisi, Ompong mengakui perbuatannya. Selama beraksi, sasarannya adalah penumpang angkot perempuan karena lebih mudah.
"Iya saya pemimpin kelompok ini, ngincernya memang cewek, kalau sama cowok takut," kata Ompong di depan ruang IGD RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur, Kamis (17/12/2015).
Ompong mengatakan hanya mengincar uang korban. Dia mengaku tidak pernah melakukan pelecehan seksual selama beraksi.
Setelah dibekuk, Ompong mengaku merampok orang karena alasan ekonomi. Sebelum menjadi penjahat, dia bekerja sebagai supir.
"Saya dulu supir mas , buat makan susah jadi saya ngerampok aja," kata Ompong.
Ompong mengaku sudah lima kali merampok penumpang. Pertamakali dilakukannya di Depok.
Angkot yang dipakai untuk mencari korban, katanya, dipinjam dari supir angkot.
"Angkotnya tidak nyuri, ada teman yang tugasnya pinjem angkot. Saya baru lima kali, mulai dari Depok kita ngincernya," kata Ompong.
Korban terakhir Ompong adalah Yuliha Priatiningsih (25). Yuliha dirampok di dalam angkot saat hendak pulang ke Matraman, Jakarta Timur.
Dua rekan Ompong, Benny Tambunan (24), warga Ceger, Cipayung, Jakarta Timur, Pernando Naibaho (24), warga Kampung Sawah, Cakung, Jakarta Timur, dan Cristian A. J. Tambunan (21) sudah ditangkap duluan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat