Suara.com - Dewan Perwakilan Rakyat RI meminta kepada Presiden RI Joko Widodo untuk bisa memimpin pada agenda pemberantasan korupsi di Indonesia. Hal ini dikatakan Anggota Komisi III DPR RI F-PKS Nasir Jamil saat diskusi bertajuk KPK Jilid IV di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (19/12/2015).
"Kita berharap kepada Presiden RI Joko Widodo untuk memimpin agenda pemberantasan korupsi di Indonesia, sehingga kemudian sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan, presiden diharapkan bisa mensinergikan Kepolisian, Kejaksan dan KPK menjadi trisula maut yang menakutkan bagi para koruptor," ucap Nasir.
Nasir mengatakan, apabila orang memandang tiga institusi tersebut 'memiliki taring' maka para pelaku korupsi akan mikir dua kali apabila ingin melakukan korupsi.
"Kemudian orang ketika melihat 3 institusi ini yang dipimpin oleh presiden dalam arti presiden punya inpres, instruksi presiden terkait dengan percepatan agenda-agenda pemberantasn korupsi," katanya.
"Alangka sayangnya kalau inpres itu hanya ada didalam kertas atau ada diatas kertas tapi tak di implementasikan oleh seorang presiden, karena itu kalau kemudian presiden kita mita di garda terdepan dalam rangka agenda pemberantasn korupsi," jelas Nasir.
Ia yakin kalu hal ini dilakukan oleh presiden RI ketujuh ini maka pemberantasan korupsi di tanah air makin dapat dirasakan. Selain itu membuat agenda-agenda pencegahan korupsi pun dianggap sangat penting dilakukan saat ini.
Berita Terkait
-
KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim
-
KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik
-
KPK Buka Alasan Tak Lanjutkan Kasus MBG: Hindari Duplikasi Penegakan Hukum
-
Kantor Imigrasi Denpasar Digeledah KPK, Buntut Skandal Eks Wamen Silmy Karim
-
Alasan KPK Minta Tambahan Anggaran ke DPR Rp898 Miliar
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
AI Digadang-gadang Mampu Kurangi Emisi Karbon, Benarkah?
-
Stop Stigma Anti-Negara! Kritik Bukan Ancaman, Semua Presiden Wajib Tunduk pada Konstitusi!
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026
-
Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki
-
Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia
-
Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan
-
Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi