Suara.com - Jelang akhir 2015, Polri menangkap sembilan terduga teroris yang disinyalir akan melakukan serangkaian aksi memanfaatkan momentum Natal dan pergantian tahun.
"Tiga hari kita lakukan penangkapan sembilan pelaku teroris yang akan melakukan aksi tertentu," kata Kapolri Jenderal Badrodin Haiti dalam jumpa pers Joint Communique 2015 Indonesia Australia Minister Council On Law and Security di kantor Kementerian Koordinator Politik Hukum dan Keamanan, Jalan Medan Merdeka, Jakarta, Senin (21/12/2015).
Kesembilan terduga yaitu R (Pekanbaru), YS (Pekanbaru), AR (Tasik), ZA (Tasik), MKA (Mojokerto), TP (Mojokerto), IM (Mojokerto), JA (Gresik), dan AK alias AJI (Jawa Tengah).
Badrodin mengatakan selain menangkap terduga teroris, petugas juga menemukan sejumlah materi untuk bahan peledak.
"Kita sudah geledah dan benar ada rakitan," katanya.
Badrodin meyakini para terduga merupakan kelompok mantan Jamaah Islamiyah dan memiliki hubungan dengan ISIS.
"Mereka akan kita proses sehingga kita punya waktu seminggu, apakah mereka akan kita proses lebih lanjut," katanya.
Badrodin mengatakan upaya preventif ditingkatkan pada tanggal 18 Desember hingga 20 Desember 2015 dengan menerapkan status siaga satu di berbagai daerah.
"Kemudian kita ikuti semua, kita monitor terus gerakan dari kelompok yang selama, ini terdata di kami termasuk jaringan internasional. Ada beberapa orang yang kita curigai yakni sembilan orang itu," kata dia.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
- 50 Kode Redeem FF Terbaru 17 Januari 2026, Klaim Hadiah Gojo Gratis
Pilihan
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Untuk Jadi Bos BI
-
Suram! Indonesia Masuk Daftar 27 Negara Terancam Krisis Struktural dan Pengangguran
-
Jelang Kunjungan Prabowo ke Inggris, Trah Sultan HB II Tolak Keras Kerja Sama Strategis! Ada Apa?
-
Siapa Ario Damar? Tokoh Penting Palembang yang Makamnya Kini Dikritik Usai Direvitalisasi
Terkini
-
Pesawat ATR 42-500 Hilang Kontak di Maros Sulsel, Keluarga Penumpang Masih Menunggu Kabar
-
Di Sidang Tipikor, Immanuel Ebenezer Bacakan Surat dari Anak: Ini yang Menguatkan Saya!
-
Saksi Sebut Digitalisasi Pendidikan Era Nadiem Makarim seperti Segelas Kopi Hitam yang Sudah Diramu
-
Geger! Wali Kota Madiun Terjaring OTT KPK, Ratusan Juta Rupiah Disita
-
Mensesneg Tegaskan Belum Ada Rencana Reshuffle Kabinet Prabowo
-
Eks Wamenaker Noel Batal Minta Amnesti ke Prabowo: Nggak Mau Cengeng, Ngeri Jubir KPK Sinis
-
Dari Gajah Aceh hingga Davos, Misi Ganda Prabowo Lobi Raja Charles dan Petinggi Dunia
-
Terkuak di Sidang! Anak Immanuel Ebenezer Disebut JPU Terima Tas Batik Berisi Rp3 Miliar
-
Mensesneg Respons Usulan E-Voting Pilkada, Pemerintah Buka Kajian Digitalisasi Pemilu
-
WRI Indonesia dan UK PACT Buka FIRST Bootcamp, Cetak Pemimpin Muda untuk Transportasi Sustainable