- Keluarga Deden Maulana, penumpang pesawat hilang kontak Yogyakarta-Makassar pada Sabtu (17/1/2026), diminta mengirimkan berkas identifikasi.
- Ayah Deden mengonfirmasi permintaan data berupa ijazah, foto, dan ciri khusus untuk keperluan identifikasi di Makassar.
- Perwakilan keluarga sedarah telah berangkat ke Makassar untuk mendampingi proses identifikasi penumpang pesawat tersebut.
Suara.com - Pihak keluarga berharap ada kabar baik tentang Deden Maulana, penumpang pesawat ATR 42-500 rute Yogyakarta–Makassar yang hilang kontak pada Sabtu (17/1/2026) sekitar pukul 13.17 Wita.
Ayah Deden, Mukhsin, mengatakan pihak keluarga baru saja menerima telepon untuk mengirimkan berkas dan foto Deden guna kepentingan identifikasi.
Mukhsin menyebut kabar tersebut datang dari adik Deden dan suaminya yang telah berangkat ke Makassar, Sulawesi Selatan.
“Barusan itu menelepon, minta dikirim data-datanya Deden Maulana,” ujar Mukhsin di Jakarta, Selasa (19/1/2026).
Adapun berkas yang diminta antara lain ijazah, kartu keluarga, serta keterangan mengenai ciri-ciri khusus yang ada di tubuh korban. Selain itu, pihak keluarga juga diminta memberikan informasi mengenai pakaian terakhir yang dikenakan korban.
“Termasuk foto yang lagi tersenyum, yang kelihatan gigi,” ucap Mukhsin.
Sejauh ini, kata Mukhsin, pihak keluarga belum menerima kabar lanjutan terkait hasil identifikasi. Mereka masih menunggu informasi resmi dari tim di lapangan.
“Sampai sekarang belum ada beritanya. Kami masih menunggu kabar yang benar,” ucapnya.
Mukhsin mengatakan pihak keluarga bertolak ke Makassar karena tim pencarian meminta perwakilan keluarga sedarah untuk mendampingi proses identifikasi.
Baca Juga: 5 Fakta Tragedi Pesawat IAT di Maros: Tabrak Gunung, Sinyal Darurat Mati Total
“Adiknya Deden yang perempuan berangkat sama suaminya. Katanya harus yang sedarah,” jelasnya.
Sementara itu, istri Deden Maulana tidak ikut berangkat karena masih mengalami syok pascakejadian.
Mukhsin berharap proses pencarian dan identifikasi dapat segera memberikan kepastian bagi keluarga.
“Harapan kami semoga cepat ditemukan dan ada kabar yang menggembirakan,” kata dia.
Diketahui, dalam pesawat ATR 42-500 terdapat 10 orang yang ikut dalam penerbangan tersebut. Tujuh di antaranya merupakan awak pesawat, sementara tiga orang lainnya adalah penumpang.
Berikut daftar 10 orang yang ikut dalam penerbangan pesawat ATR 42-500 rute Yogyakarta–Makassar:
Berita Terkait
-
5 Fakta Tragedi Pesawat IAT di Maros: Tabrak Gunung, Sinyal Darurat Mati Total
-
Tim SAR Gabungan Temukan Serpihan Pesawat ATR 42-500
-
Kemenhub Ungkap Kondisi Awak Hingga Pesawat ATR 42-500 Fit dan Layak Terbang
-
Titik Terang di Sulsel: Ini Bagian Pesawat yang Ditemukan Tim SAR Hingga Hari Ini
-
Berukuran Besar, Tim SAR Temukan Serpihan Pesawat ATR42-500
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
- 50 Kode Redeem FF Terbaru 17 Januari 2026, Klaim Hadiah Gojo Gratis
Pilihan
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Untuk Jadi Bos BI
-
Suram! Indonesia Masuk Daftar 27 Negara Terancam Krisis Struktural dan Pengangguran
-
Jelang Kunjungan Prabowo ke Inggris, Trah Sultan HB II Tolak Keras Kerja Sama Strategis! Ada Apa?
-
Siapa Ario Damar? Tokoh Penting Palembang yang Makamnya Kini Dikritik Usai Direvitalisasi
Terkini
-
Di Sidang Tipikor, Immanuel Ebenezer Bacakan Surat dari Anak: Ini yang Menguatkan Saya!
-
Saksi Sebut Digitalisasi Pendidikan Era Nadiem Makarim seperti Segelas Kopi Hitam yang Sudah Diramu
-
Geger! Wali Kota Madiun Terjaring OTT KPK, Ratusan Juta Rupiah Disita
-
Mensesneg Tegaskan Belum Ada Rencana Reshuffle Kabinet Prabowo
-
Eks Wamenaker Noel Batal Minta Amnesti ke Prabowo: Nggak Mau Cengeng, Ngeri Jubir KPK Sinis
-
Dari Gajah Aceh hingga Davos, Misi Ganda Prabowo Lobi Raja Charles dan Petinggi Dunia
-
Terkuak di Sidang! Anak Immanuel Ebenezer Disebut JPU Terima Tas Batik Berisi Rp3 Miliar
-
Mensesneg Respons Usulan E-Voting Pilkada, Pemerintah Buka Kajian Digitalisasi Pemilu
-
WRI Indonesia dan UK PACT Buka FIRST Bootcamp, Cetak Pemimpin Muda untuk Transportasi Sustainable
-
Pilkada Dipilih DPRD Belum Prioritas, Mensesneg: Bukan Langkah Mundur, Cuma Wacana Parpol