Suara.com - Pemerintah Provinsi Jayapura melarang masyarakat membunyikan petasan saat perayaan Natal. Sebab itu dinilai mengganggu jalannya ibadah.
Larangan itu resmi datang dari Wali Kota Jayapura Benhur Tommy Mano. Isinya pelarangan pengunaan petasan dan bunyi-bunyian lainnya saat ibadah perayaan Natal pada 24 dan 25 Desember 2015.
"Surat instruksi tersebut disebarkan ke masing-masing gereja yang ada di Jayapura,"kata Benhur di Jayapura, Selasa (22/12/2015).
"Jangan bunyikan petasan saat ibadah karena akan menganggu konsentrasi dan suasana ibadah," ujarnya.
Selain itu, bunyi-bunyian juga dapat menggangu kenyamanan dalam ibadah Natal Melalui instruksi tersebut. Dia berharap warga Kota Jayapura mendukung dan mematuhi larangan yang dikelurkan oleh Pemerintah Kota Jayapura.
Tidak hanya Natal, melalui instruksi itu juga penggunaan petasan dan bunyi-bunyian lainnya dilarang saat perayaan Malam Tahun Baru 31 Desember 2015 dan Tahun Baru 1 Januari 2016. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- 5 Sampo Penghitam Rambut yang Tahan Lama, Solusi Praktis Tutupi Uban
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 4 Bedak Wardah Terbaik untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan
- 7 Sepatu Skechers Wanita Tanpa Tali, Simple Cocok untuk Usia 45 Tahun ke Atas
Pilihan
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
Terkini
-
Aksi Curi Rel di Jatinegara Terbongkar, Tujuh Remaja Kabur Tinggalkan Barang Bukti Usai Terpegok!
-
YLBHI Nilai RUU Penanggulangan Disinformasi Ancaman Serius Demokrasi dan Kebebasan Berekspresi
-
Iran Hubungi China, Bahas Ancaman Militer AS Pasca Manuver USS Abraham Lincoln
-
Haru Pengukuhan Guru Besar Zainal Arifin Mochtar, Tangis Pecah Kenang Janji pada Sang Ayah
-
Saksi Bantah Acara Golf di Thailand Bicarakan Penyewaan Penyewaan Kapal
-
KPAI Soroti Lemahnya Pemenuhan Hak Sipil Anak, Akta Kelahiran Masih Minim di Daerah Tertinggal
-
Prabowo Gelar Rapat Tertutup, Bahas Tambang Mineral Kritis Hingga Mobnas
-
Air Mata dan Pelukan Ibu Warnai Momen Kebebasan Laras Faizati di Rutan Pondok Bambu
-
AS Dilaporkan Siapkan Serangan Kilat ke Iran, Sikap Trump Tentukan Perang Dunia?
-
Dituding Rugikan Negara Rp2,9 Triliun, Kerry Riza: Itu Adalah Pembayaran atas Tagihan Saya