Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Banten Komisaris Besar Heru Februanto akan mendalami kasus pesta sabu dan ganja yang dilakukan tiga awak maskapai penerbangan dan seorang ibu rumah tangga di apartemen, Jalan Marsekal Suryadarma, Tangerang, Banten.
"Kita akan terus mendalami kasus itu, ada hubungan apa ibu itu (NM)," kata Heru di gedung BNN, Cawang, Jakarta Timur, Selasa (22/12/2015).
Pesta sabu tersebut terjadi pada Sabtu (19/12/2015) malam. Keempat orang yang pesta masing-masing berinisial SH (34) seorang pilot, MT (23) seorang pramugara, SR (20) seorang pramugari, dan NM (33) seorang ibu rumah tangga.
Heru mengatakan dari hasil penelusuran, apartemen yang dipakai untuk pesta sabu bukan milik NM.
"NM itu tidak tinggal di situ, si NM juga sudah mempunyai suami," ujarnya.
Ketika ditanya, selain pesta sabu, apa yang terjadi di dalam kamar apartemen malam itu?
"Berarti kalau kumpul pada pasang-pasangan, berarti apa dong?" kata Heru sambil tersenyum.
Heru tidak mau menjelaskan lebih jauh mengenai aktivitas keempat orang itu. (Nur Habibie)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
Terkini
-
Coret Usul Kementerian Polri, Mahfud MD: Takut Dipolitisasi Orang Partai
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
Tangis Sri Rahayu di Benhil: Tinggal Sejak 1980, Kini Digusur PAM Jaya Tanpa Kejelasan Rusun
-
Aturan Baru Selat Hormuz, Kapal Internasional Wajib Kantongi Persetujuan Tertulis dari Sini
-
Mayoritas Wilayah RI Diprediksi Alami Kemarau Lebih Kering dan Panjang Tahun Ini
-
Iran Wajibkan Izin Khusus Kapal yang Melintasi Selat Hormuz
-
Ironi Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Saat Rakyat Meksiko Terhimpit Biaya Hidup
-
Apresiasi Daerah Berprestasi, Mendagri: Perlu Keseimbangan Pengawasan dan Insentif
-
Penjelasan PAM Jaya soal Penertiban 15 Rumah Dinas di Benhil
-
Ada 182 Laporan Dugaan Kekerasan Daycare Little Aresha, Puluhan Orang Tua Siap Tempuh Jalur Hukum