Suara.com - Gereja GBIP Sion menyediakan penyelenggaraan kebaktian Natal dengan khotbah berbahasa Mandarin. Kebaktian ini diperuntukan untuk jemaat berketurunan Tionghoa di kawasan Glodok dan Kota, Jakarta Barat.
"Kita ada kebaktian dengan Bahasa Mandarin, sudah dilakukan pada hari-hari sebelumnya," kata pemerhati gereja dan bangunan bersejarah sekaligus Majelis Jemaat Gereja GBIP Sion Alfrits E Najoan di Jakarta, Jumat (25/12/2015).
Najoan mengatakan penyelenggaraan kebaktian dengan menggunakan Bahasa Mandarin sudah dilakukan sejak pertama kali gereja didirikan pada tahun 1695.
"Sampai sekarang masih kita terapkan, karena untuk melayani jemaat keturunan Tionghoa yang ada di sekitar gerja," kata dia.
Gereja Sion yang juga dikenal dengan nama Gereja Portugis tersebut merupakan salah satu gereja tertua di Jakarta yang hingga saat ini masih digunakan untuk peribadatan.
Najoan menjelaskan pelaksanaan kebaktian Gereja GBIP Sion yang beralamat di Jalan Pangeran Jayakarta Nomor 1 Kelurahan Pinangsia, Kecamatan Taman Sari Jakarta Barat, dilaksanakan dua kali pada malam Natal, Kamis (24/12/2015) pukul 18.00 WIB dan pada hari Natal Jumat (25/12/2015) pukul 10.00 WIB.
Pelaksanan kebaktian pada malam Natal bertemakan 'Menata Alam Secara Adil Demi Kelangsungan Hidup Sejahtera' diikuti oleh 800 jemaat. Sedangkan kebaktian di hari Natal diikuti oleh 400 jemaat dengan sub tema Natal Kristus Mengajak Kita Berbagi Kasih Kepada Sesama Dalam Kebersamaan.
Gereja peninggalan Belanda yang mampu menampung hingga 1.000 jemaat tersebut didatangi oleh jemaat dari berbagai daerah seperti Bogor, Bekasi, Tangerang, dan juga Semarang.
"Mereka yang dulunya tinggal di sekitar sini dan pindah ke daerah lain. Merayakan Natal kembali di sini," kata Najoan. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
Terkini
-
Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI
-
Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa
-
Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik
-
DPR Bukan Tukang 'Stempel' Pemerintah! Saan Mustopa Kalim Fungsi Kontrol Parlemen Tetap Tajam
-
Parkir Cawang Tak Dilarang Total, Sudinhub: Kami Tindak yang Bandel!
-
Bukan Merendahkan, Wamenaker Ungkap Alasan Batasi Aturan Outsourcing di 4 Jenis Pekerjaan
-
Sasar 5 Provinsi, Program Lanskap Berkelanjutan Targetkan Konservasi Jutaan Hektare Kawasan
-
Muktamar PBNU dan Gertakan Cak Imin: Siapa yang Dianggap 'Main-main'?
-
Hotel Sultan Bakal Dirobohkan! Prabowo Ingin Bangun Ikon Baru Berstandar Internasional
-
OPSI Desak Pemerintah Awasi Karir Hub, Cegah Perusahaan Manipulasi Loker Demi KPI HRD